Sebelum Hilang di Sungai Cisadane, ASN Bogor Sempat Terekam CCTV

3 hours ago 1

Jakarta -

Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bogor bernama Bayu Zulkarnaen (35) belum ditemukan usai dilaporkan hilang diduga jatuh ke Sungai Cisadane. Polisi melakukan penelusuran, menyebarkan foto korban, hingga mengecek CCTV.

"Kita hanya upaya berbarengan dengan pihak pemkot, (diantaranya) memasang banner dengan foto saudara Bayu di seputar wilayah Pamoyanan," kata Kapolsek Bogor Selatan Kompol Ihin Solihin, Selasa (1/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diketahui sebelumnya, Bayu Zulkarnaen dinyatakan hilang saat perjalanan pulang ke rumahnya di Pamoyanan, Bogor Selatan, Kota Bogor, pada Kamis (13/8) malam. Bayu diduga jatuh di sekitar Jembatan Cipaku, hingga tercebur ke Sungai Cisadane. Motor dan helm bayu ditemukan di tepi jembatan, sedangkan tas mengambang di pinggir sungai.

Tim SAR gabungan tidak menemukan Bayu setelah 7 hari masa pencarian. Lokasi kejadian merupakan jalan alternatif yang biasa dilalui masyarakat, termasuk Bayu ketika pulang ke rumahnya. Jalur tersebut menyeberangi rel kereta api dan Jembatan Cipaku yang di bawahnya ada aliran Sungai Cisadane.

Ihin mengatakan pihaknya melakukan penelusuran setelah pihak keluarga Bayu membuat laporan orang hilang. Penelusuran awal menunjukkan sosok Bayu sempat terekam CCTV di kantor Kelurahan Pamoyanan, melintas menuju lokasi kejadian menggunakan motor.

"CCTV yang di kelurahan hanya terpantau saat (Bayu) melintas dan berbelok ke jalan alternatif tersebut. CCTV sementara tidak ada (merekam Bayu kembali)," kata Ihin.

Ihin menyebut pihaknya masih melakukan upaya pencarian dan mencari informasi terkait Bayu. Dia juga sempat mengungkap kejanggalan hilangnya Bayu.

"Kejanggalan yang nyata seperti yang diutarakan dari pihak Basarnas terkait kasus orang yang terbawa arus air atau tenggelam di sungai, biasanya pada hari ke 4 atau ke 5 akan muncul jasad dari orang tersebut, atau akan mengeluarkan aroma bau, sementara ini tidak sama sekali," kata Ihin.

Diberitakan sebelumnya, operasi pencarian terhadap ASN Pemkot Bogor bernama Bayu Zulkarnaen (36) yang diduga hilang di Sungai Cisadane, Bogor Selatan, Kota Bogor, secara resmi ditutup. Penutupan dilakukan karena Bayu tidak ditemukan hingga hari ketujuh operasi SAR.

"Saya menyambung lidah dari temen-temen Basarnas, posko penanganan orang hilang di Cipaku, Kota Bogor, setelah 7 hari pencarian sesuai SOP, kita nyatakan ditutup per hari ini, sejak tadi kurang lebih pukul 16.30," kata Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bogor Taufik kepada wartawan, Rabu (19/8/2026).

Bayu Zulkarnaen merupakan ASN yang bekerja di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bogor. Bayu hilang diduga terjatuh dari jembatan ke Sungai Cisadane ketika mengendarai motor pada pekan lalu.

"(Alasan ditutup) Karena memang waktu yang ditentukan selama 7 hari pencarian sudah memenuhi ketentuan, dan tidak menemukan tanda-tanda di lapangan, baik di aliran sungai Cisadane, maupun di darat," lanjut Taufik.

Lihat juga Video 'Bocah 10 Tahun Peserta Kemah Pramuka Tewas Tenggelam di Sulbar':

(dek/dek)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |