HP Kreator TikTok Dijambret Saat Bersepeda di Menteng, Polisi Proaktif Usut

2 hours ago 2

Jakarta -

Seorang kreator konten TikTok mengaku menjadi korban penjambretan saat bersepeda di kawasan Menteng, Jakarta Pusat (Jakpus). Polisi mengusut kasus ini meski korban belum membuat laporan.

Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, mengatakan pihaknya telah mengecek tempat kejadian perkara (TKP) setelah informasi mengenai dugaan penjambretan tersebut beredar di media sosial (medsos).

"Benar hari Selasa pagi (25/8) sekitar pukul 08.00 WIB, SPK Tim 2 berikut Reskrim Unit III sudah melakukan cek TKP terkait jambret yang dimaksud. Namun sampai saat ini pelapor belum datang ke Polsek untuk membuat LP," kata Braiel, dilansir Antara, Selasa (1/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polsek Metro Menteng menyelidiki dugaan penjambretan yang terjadi di Jalan Teuku Umar, Menteng, itu. Meski belum menerima laporan resmi dari korban, Braiel mengatakan kepolisian tetap proaktif melakukan upaya penyelidikan untuk mengungkap pelaku.

"Iya kita tetap proaktif lakukan upaya penyelidikan terhadap pelaku," ujarnya.

Selain penyelidikan, Polsek Menteng juga terus melakukan langkah pencegahan melalui patroli rutin di wilayah hukumnya. Polisi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya ketika menggunakan telepon seluler di pinggir jalan, agar tidak memberikan kesempatan kepada pelaku kejahatan untuk beraksi.

"Kami selalu dan terus berupaya untuk mencegah terjadinya jambret dengan cara patroli rutin. Kami juga imbau masyarakat untuk selalu mawas diri apabila menggunakan HP di pinggir jalan, tidak memberikan ruang kesempatan untuk para pelaku beraksi," katanya.

Dugaan penjambretan tersebut ramai dibicarakan di medsos setelah korban mengunggah video yang menceritakan kejadian yang dialaminya di Jalan Teuku Umar. Dalam video yang diunggahannya, korban juga menyebut telepon selulernya sempat terlacak berpindah lokasi dari kawasan Johar Baru, kemudian ke Kemayoran, Senen, hingga kawasan ITC Cempaka Mas.

Terkait informasi mengenai pergerakan telepon seluler tersebut, Braiel mengatakan korban dapat berkoordinasi dengan personel Polsek Menteng untuk membantu proses penelusuran.

"Iya, berkenan korban bisa berkoordinasi dengan personel kami," ujarnya.

(jbr/jbr)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |