Wanita Penghirup Kamper Naik KRL Lagi, Langsung Diturunkan Petugas

3 hours ago 1
Jakarta -

Penumpang wanita yang pernah viral marah dan menghirup kamper dikabarkan naik kereta rel listrik (KRL) lagi meski sudah diblokir (blacklist). KAI Commuter Indonesia (KCI) memberi penjelasan.

Video penumpang wanita naik KRL lagi tersebut viral di media sosial (medsos). Dalam video, tampak wanita tersebut dievakuasi petugas keamanan di stasiun.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (11/9) sekitar pukul 21.25 WIB. Wanita tersebut diamankan dari Commuter Line No.1529 relasi Nambo-Jakarta Kota.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karina mengatakan petugas mengamankan penumpang wanita tersebut berdasarkan sistem pemantauan di stasiun dan laporan penumpang lain. Dia mengatakan petugas mengamankan penumpang wanita tersebut demi komitmen dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan seluruh pengguna Commuter Line.

"Penanganan cepat ini berawal dari integrasi sistem pemantauan CCTV Analytics serta laporan dari pengguna yang sebelumnya membuat kegaduhan dan merasa terganggu oleh aksi salah satu penumpang yang mengisap kamper di dalam kereta," kata Karina dalam keterangannya, Selasa (15/9/2026).

Dalam video, terlihat penumpang wanita itu dibawa petugas Pengamanan Kereta (PAM Walka) bersama tim pengamanan stasiun keluar dari KRL. Meski sempat menolak, wanita itu akhirnya diamankan di Stasiun Cawang setelah petugas memberi penjelasan.

"Petugas PAM Walka yang sedang berdinas patroli, langsung menuju lokasi usai menerima laporan tersebut. Sebelum diamankan dan diturunkan dari dalam Commuter Line, petugas memberikan penjelasan dan edukasi secara persuasif mengenai regulasi serta tata tertib selama dalam perjalanan Commuter Line," terangnya.

Sebagai informasi, wanita tersebut sempat di-blacklist setelah membuat kehebohan di KRL rute Manggarai-Bogor pada Kamis (10/9) sore atau sehari sebelum dia kembali naik KRL lagi. Sejumlah pengguna KRL mengapresiasi kesigapan petugas merespons laporan soal hal yang mengganggu ketidaknyamanan sesama penumpang.

KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna jasa senantiasa mematuhi aturan yang berlaku dan saling menghormati kenyamanan pengguna lainnya.

"Selain itu KAI Commuter juga mengimbau kepada seluruh pengguna untuk berperan aktif menjaga ketertiban selama perjalanan dan mengajak seluruh pengguna untuk tidak ragu melaporkan langsung kepada petugas terdekat atau memanfaatkannya melalui saluran aduan resmi yang tersedia," ujar Karina.

Viral Marah dan Hirup Kamper

Sebelumnya diberitakan, seorang penumpang, Elsa, menceritakan momen penumpang wanita marah dan menghirup kamper yang viral di medsos. Elsa juga menjadi salah satu yang ditepuk oleh penumpang wanita tersebut.

"Dia marah-marah udah dari awal masuk kereta. Nggak lama (kemudian) geser ke tengah, bangunin orang-orang yang tidur, nggak ada yang bangun, barulah ke saya, saya ditepok-tepok agak kenceng, suruh bangun," kata Elsa, Jumat (11/9).

Penumpang wanita itu juga sempat makan hingga makanan yang dibawa berantakan. Peristiwa itu terjadi di gerbong khusus wanita paling depan.

Wanita itu sempat memegang kamper atau kapur barus dan menghirupnya karena penumpang lain terlihat mulai terganggu. Wanita itu lalu turun di Stasiun Tanjung Barat.

Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan mengatakan terlebih pihaknya menerima laporan penumpang tersebut beberapa kali melakukan hal serupa yang merugikan penumpang lain. KCI memasukkan wanita itu ke blacklist melalui sistem CCTV Analytic.

"Untuk mencegah pengguna tersebut naik Commuter Line kembali, juga supaya tidak mengganggu pengguna lainnya, KAI Commuter memberikan tindakan blacklist pengguna tersebut," kata Leza.

(jbr/imk)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |