Potret Kapal Feri Bawa 267 Orang Terbalik di Laut 514 M karena Badai

3 hours ago 5

Feri Filojet terbalik di lepas pantai Kyrenia, Siprus Utara, saat membawa 267 orang. Kejadian itu menewaskan 8 orang dan menyebabkan 18 lainnya hilang.

Para penumpang berdiri di atas kapal yang terbalik di lepas pantai Siprus Utara, 30 Agustus 2026, dalam gambar diam yang diambil dari sebuah video yang diperoleh Reuters. (FAIK GENCER/via REUTERS)

Para penumpang terlihat berdiri di atas kapal feri yang terbalik di lepas pantai Kyrenia, Siprus Utara, Minggu (30/8/2026). Insiden tersebut menewaskan sedikitnya delapan orang sementara 18 lainnya masih dinyatakan hilang. Sebanyak 241 penumpang berhasil diselamatkan dalam operasi pencarian dan penyelamatan. (FAIK GENCER/via REUTERS)

Sebuah helikopter mengevakuasi penumpang dari kapal feri yang terbalik di lepas pantai Siprus Utara pada 30 Agustus 2026, sebagaimana terlihat dalam tangkapan layar dari sebuah video ini.

Feri milik swasta bernama FILOJET tersebut mengangkut 267 orang, terdiri dari 259 penumpang dan delapan awak. Kapal berangkat dari Pelabuhan Kyrenia sekitar pukul 12.30 waktu setempat atau 09.30 GMT menuju Pelabuhan Tasucu di Turki. (Reuters TV via REUTERS)

Seorang penumpang diselamatkan dari feri pribadi yang terbalik di lepas pantai Siprus Utara pada 30 Agustus 2026, dalam tangkapan layar yang diambil dari sebuah video ini.

Rekaman video menunjukkan sejumlah penumpang mengenakan jaket pelampung sambil berdiri atau duduk di atas lambung kapal yang terbalik, menunggu pertolongan dari kapal penyelamat. (Reuters TV via REUTERS)

Para penumpang menuju ke pantai dengan perahu setelah diselamatkan dari kapal yang terbalik di lepas pantai Siprus Utara pada 30 Agustus 2026, sebagaimana terlihat dalam gambar cuplikan dari video yang diperoleh Reuters.

Sebuah video merekam detik-detik para penumpang yang mengenakan pelampung dibawa menuju pantai menggunakan perahu setelah diselamatkan dari kapal feri yang terbalik di lepas pantai Siprus Utara. Penyintas Efe Multici mengatakan kapal bergerak tidak stabil sebelum kecelakaan. Kapal disebut berulang kali terangkat dari permukaan laut dan menghantam air dengan keras hingga bagian depan kapal pecah dan air mulai masuk. (FAIK GENCER/via REUTERS)

Sebuah perahu motor menarik rakit penolong tiup selama operasi penyelamatan untuk mengevakuasi orang-orang dari kapal penumpang yang terbalik di lepas pantai Kyrenia, di wilayah Siprus utara yang dikuasai Turki, pada 30 Agustus 2026.

Operasi penyelamatan melibatkan empat kapal penjaga pantai Siprus Utara, satu kapal penumpang sipil, lima kapal penjaga pantai Turki, serta dua helikopter. Penyelam dari Turki juga dikerahkan untuk membantu pencarian. (REUTERS/Yiannis Kourtoglou)

Sebuah helikopter terbang melintasi lokasi tempat sebuah kapal penumpang terbalik di lepas pantai Kyrenia, di wilayah Siprus utara yang dikuasai Turki, pada 30 Agustus 2026.

Pada Minggu sore, kapal tersebut akhirnya tenggelam dan berada di dasar laut dengan kedalaman sekitar 514 meter. Kapten kapal dan tujuh awak ditahan untuk dimintai keterangan terkait kecelakaan tersebut. (REUTERS/Yiannis Kourtoglou)

Para penyintas tiba di pantai setelah diselamatkan dari laut menyusul terbaliknya sebuah kapal di lepas pantai Kyrenia, Siprus utara, pada 30 Agustus 2026.

Pemimpin Siprus Utara Tufan Erhurman mengatakan cuaca pada Minggu dinilai cukup aman untuk pelayaran, meski wilayah Siprus dilanda badai hebat sehari sebelumnya. Ia memastikan pencarian korban yang hilang akan terus dilakukan. (REUTERS/Stringer)

Orang-orang berkumpul di dekat pintu masuk rumah sakit setelah sebuah kapal penumpang terbalik di lepas pantai Kyrenia, di wilayah Siprus utara yang dikuasai Turki, pada 30 Agustus 2026.

Hingga Senin (31/8/2026) dini hari, keluarga dan teman para penumpang masih berkumpul di sekitar pelabuhan dan rumah sakit Kyrenia untuk menunggu kabar. (REUTERS/Yiannis Kourtoglou)

Orang-orang berkumpul di dekat pintu masuk rumah sakit setelah sebuah kapal penumpang terbalik di lepas pantai Kyrenia, di wilayah Siprus utara yang dikuasai Turki, pada 30 Agustus 2026.

Salah seorang kerabat mengatakan telah menunggu informasi mengenai temannya selama lebih dari 12 jam. (REUTERS/Yiannis Kourtoglou)

Warga bereaksi saat berkumpul di dekat sebuah rumah sakit setelah sebuah kapal penumpang terbalik di lepas pantai Kyrenia, wilayah Siprus utara yang dikuasai Turki, pada 30 Agustus 2026.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan berharap upaya pencarian terhadap penumpang yang masih hilang membuahkan hasil. (REUTERS/Yiannis Kourtoglou)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |