Polisi Ungkap Kendala Identifikasi Mayat Pria di Gardu LRT Pancoran

4 hours ago 1
Jakarta -

Polisi masih belum mengetahui identitas mayat pria yang ditemukan di gardu listrik LRT Pancoran, Jakarta Selatan (Jaksel). Polisi mengungkap kendala identifikasi mayat tersebut.

"Terkait temuan mayat di dalam gardu listrik ya. Jadi hingga saat ini belum diketahui identitas si mayat itu. Karena sidik jarinya tidak kebaca. Kemudian wajahnya tidak dikenali kan begitu. Sampai saat ini belum diketahui," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi kepada wartawan, Rabu (2/9/2026).

Ketika olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menerjunkan tim Inafis. Namun, polisi tidak dapat mengidentifikasi sidik jari mayat tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terkait itu kan kemarin ada juga Inafis. Kalau Inafis kalau sidik jari masih ada kan tentunya bisa diketahui siapa yang bersangkutan kan," jelasnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum menerima laporan orang hilang berkaitan dengan mayat pria tersebut. Selain itu, belum ada keluarga yang mendatangi kantor polisi terkait penemuan mayat di gardu listrik LRT.

"Terus apa namanya sampai saat ini belum ada keluarga yang datang ke Polsek atau Polres untuk mencari... mungkin, mungkin orang hilang atau apa belum ada sampai saat ini," imbuhnya.

Mayat tersebut diketahui ditemukan pada hari Selasa (1/9) malam kemarin. Warga sempat mencium aroma menyengat dan melihat banyak lalat sebelum mayat ditemukan. Polisi menyebut korban diduga meninggal akibat tersengat listrik tegangan tinggi.

"Naik ke atas lantai dua di gardu tersebut. Diduga tersengat listrik tegangan tinggi," kata Kapolsek Pancoran Kompol Suminto di lokasi, Selasa (1/9).

Suminto menambahkan korban dalam gardu listrik LRT Pancoran diduga hendak mencuri kabel. Korban diketahui membawa sejumlah perkakas untuk memotong kabel dalam gardu.

"Kira-kira diprediksikan kabel yang mau diambil, karena alat yang dibawa adalah gergaji besi sama kantong plastik," katanya.

Tonton juga video "Sederet Fakta Mayat di Gardu LRT Pancoran"

(rdh/rfs)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |