Serang -
Wali Kota Serang Budi Rustandi menjelaskan soal rencana pemindahan SMPN 4 Kota Serang dari Jalan Juhdi ke Ciracas. Ia pun menyebut aset lama akan dijadikan tempat parkir agar bangunan tidak terbengkalai dan menghasilkan pendapatan.
Budi Rustandi menjelaskan ia pernah berkunjung ke SMPN 4 Kota Serang. Ia ingin menjadikan SMPN 4 sebagai sekolah unggulan, tetapi hal itu tak bisa dilakukan di lokasi yang sekarang.
"Ketika saya turun ke sekolah SMP 4, itu banyak ruang kelas yang diisi oleh 45 siswa, 45 siswa per kelas itu sudah tidak layak. Di sekolah juga kita lihat juga bahwa itu tempatnya sudah tidak cukup parkir dan lain-lain," kata Budi, Rabu (2/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi menyebut ingin memanfaatkan gedung terbengkalai di kawasan Ciracas. Gedung tersebut dibangun sebelum ia menjabat dan menghabiskan anggaran sekitar Rp 11 miliar.
"Ketika saya lihat, ini bagus ini untuk sekolah, tapi saya tidak mau itu menjadi sekolah yang baru karena saya enggak mau ada gesekan dengan sekolah yang swasta," ujar Budi.
Ia ingin membuat sekolah unggulan atau percontohan di gedung tersebut. Sarana dan prasarana pun akan dibuatkan.
"Dijadikan sekolah unggulan, percontohannya nanti sekolah SMP 4 di sana. Dengan sekolah yang sarana dan prasarananya yang bagus, karena kan menjadi sekolah unggulan, dimanfaatkanlah tanah yang ada di Ciracas," ujarnya.
Kemudian, terkait pemanfaatan lahan parkir, Budi menyebut tak ingin ada aset Pemkot yang terbengkalai. Ia pun akan menjadikan eks gedung sebagai lahan parkir agar mendapatkan PAD.
"Dimanfaatkan ruangnya menjadi gedung parkir, maksudnya ke sana, agar itu tidak terbengkalai. Tapi menghasilkan potensi PAD yang lebih banyak dan untuk menunjang terkait tempat Royal baru, nanti Pasar Lama yang akan dibangun oleh saya 2027, yang dibangun oleh Pak Gubernur," ucap Budi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang Ahmad Nuri mengatakan pemindahan sekolah SMPN 4 tak akan membuat warga sekitar bangunan lama tak tertampung sekolah negeri.
"Kalau di SMP 4 itu banyak di sekitar Alun-alun. Ada SMP 15, ada SMP 2, SMP 3 juga," katanya.
Sementara itu, di Ciracas masih kekurangan sekolah. Pemindahan itu disebut akan memeratakan pendidikan.
"Justru pemindahan ke sini adalah pemerataan pendidikan. Bahwa di sini, di Ciracas ini, tidak ada sekolah," katanya.
Komite Sekolah Pertanyakan
Komite SMPN 4 Kota Serang sebelumnya mempertanyakan wacana pemindahan gedung sekolah dari Jalan Juhdi, Kecamatan Serang, ke Ciracas. Komite mengatakan kondisi itu akan berdampak pada siswa di sekitar sekolah atau zonasi.
"Saya tidak dalam posisi menerima atau menolak dulu. Jadi, tapi dalam posisi: kenapa harus dipindahkan? Cara berpikirnya begitu, kan," kata Ketua Komite Sekolah SMPN 4 Kota Serang, Mohammad Safari, di Serang, Senin (31/8).
Menurutnya, SMPN 4 Kota Serang sudah memiliki ekosistem. Dia mengatakan murid di sekolah itu banyak yang tinggal tak jauh dari sekolah.
"Apabila ini dipindahkan ke tempat lain yang jauh, berarti sistem zonasi tidak berlaku untuk wilayah yang ada di sini, kan begitu kan. Ke mana larinya?" ujarnya.
(aik/azh)


















































