Bau menyengat di area gardu listrik Stasiun LRT Pancoran di Jakarta Selatan (Jaksel) bikin geger warga. Di dalam gardu tersebut ternyata ada sesosok mayat.
Kehebohan ini terjadi pada Selasa (1/9/2026) petang. Warga ramai berkerumun di sekitar Stasiun LRT Pancoran yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto arah barat.
Keramaian pada jam pulang kerja itu terjadi karena area Stasiun LRT Pancoran dilintasi para pengguna bus TransJakarta hingga LRT Jabodebek. Selain itu, lokasi ini juga jadi titik angkut (pick up) ojek online (ojol).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Garis polisi dipasang untuk mengamankan perimeter selama proses evakuasi. Petugas gabungan akhirnya mengeluarkan jasad seorang pria yang belum diketahui identitasnya hingga saat ini.
Pantauan detikcom, korban pria tersebut memakai celana panjang hitam dan atasan warna biru. Tubuh mayat itu tampak mengalami luka bakar di sekitar dada dan wajah.
"Di tubuhnya tidak ditemukan KTP maupun identitas tidak ada. Jadi Mr. X," kata Kapolsek Pancoran Kompol Suminto kepada wartawan di lokasi.
Warga Lihat Darah
Warga melihat darah sebelum mayat ditemukan di dalam gardu listrik Stasiun LRT Pancoran. Warga lalu melapor ke petugas.
Lokasi penemuan mayat di gardu listrik LRT Pancoran (Syahid/detikcom)
"Bapak Waluyo mendatangi Damkar Sektor VIII Kecamatan Pancoran untuk menginfomasikan adanya tumpahan darah di panel (yang diduga mayat)," kata Kasudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Asril Rizal, Rabu (2/9).
Petugas lalu mendatangi lokasi kejadian. Evakuasi dilalukan selama hampir dua jam hingga mayat berhasil dievakuasi.
Bau Menyengat yang Mengganggu
Sejumlah penjual menjajakan dagangan di area Stasiun LRT Pancoran. Awalnya, pedagang menduga bau busuk menyengat berasal dari bangkai hewan.
"Kita pikirnya ya positif, mungkin bangkai hewan," kata pedagang mi ayam di sekitar lokasi, Wito (34).
Dia sempat mencari sumber bau menyengat tersebut karena tak mau kenyamanan para pembeli terganggu. Dia menggambarkan, aroma yang tercium seperti bau gosong dan bau amis dan semakin menyengat saat angin berembus.
"Ya pas lagi makannya mah pada diam, nggak ngomong. Nah, pas sudah tutup ada pembeli ngomong "iya, Bang, tadi pas saya makan kayak nyium-nyium bau gitu'," katanya.
Muncul Banyak Lalat
Kecurigaan para pedagang semakin menjadi karena bau menyengat diiringi kemunculan lalat. Pedagang makanan lainnya, Sardin (55), mengatakan banyak lalat di sekitar gardu sebelum mayat ditemukan.
"Jam 10.00 pagi kemarin itu ada bau, terus saya ke sini kok ngelihat gardu itu yang atas ada keluar asap, terus ada banyak lalat masuk dari pintu-pintu gardu atas itu," kata Sardin.
Dia mengatakan tak ada pedagang yang berani membuka gardu sejak pagi karena takut salah bertindak. Kondisi tak biasa itu mendorong pedagang lapor ke polisi.
Pada sore hari, akhirnya diketahui ada mayat dalam gardu listrik di Stasiun LRT Pancoran. Belum ada konfirmasi soal waktu kematian pria dalam gardu listrik tersebut.
Para pedagang tak ada yang mengenali sosok mayat tersebut. Pihak LRT Jabodebek maupun PLN sudah memastikan pria tewas tersebut bukan karyawannya.
Lokasi penemuan mayat di gardu listrik LRT Pancoran (Syahid/detikcom)
Temuan Karung hingga Gergaji
Petugas juga menemukan barang bukti karung hingga gergaji di gardu listrik LRT Pancoran, lokasi pria tanpa identitas ditemukan tewas. Polisi mendalami temuan tersebut.
"Dalam pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), petugas mengamankan sejumlah barang berupa karung putih, gergaji besi, dan topi untuk diperiksa lebih lanjut," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.
Polisi masih mendalami temuan barang bukti tersebut dan keterkaitannya dengan peristiwa kematian korban. Sosok pria tersebut juga masih diidentifikasi.
"Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi, serta melibatkan Tim Inafis. Jenazah kemudian dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan dan proses identifikasi guna memastikan identitas serta penyebab kematiannya," jelasnya.
(jbr/mei)


















































