Viral Tumpukan Sampah di Tanggul Muara Baru Jakut, Pemkot Turun Tangan

4 hours ago 2

Jakarta -

Tumpukan sampah di tanggul Sungai Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, viral di media sosial. Pemkot Jakarta Utara memastikan telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi dan menyiapkan sejumlah langkah penanganan.

Dilihat detikcom di Instagram, Sabtu (17/1/2026), sebuah video memperlihatkan tumpukan sampah memenuhi perairan di sekitar tanggul Pantai Muara Baru, Jakarta Utara. Sampah dalam jumlah besar tampak mengapung dan menumpuk di sepanjang area tanggul.

Terlihat beragam jenis sampah, mulai plastik hingga potongan kayu, menggenang di perairan berwarna cokelat dan terkonsentrasi di satu titik di sekitar tanggul. Tak jauh dari lokasi tumpukan sampah, terlihat permukiman warga yang berada di tepi perairan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat memastikan pihaknya sudah mengecek lokasi. Lokasi tersebut merupakan danau yang terbentuk akibat pembangunan tanggul NCICD.

"Hasil pengecekan menunjukkan lokasi tersebut merupakan danau yang terbentuk akibat pembangunan tanggul NCICD dan saat ini masih dalam proses sertifikasi oleh BPAD," kata Hendra dalam keterangan, Sabtu (17/1/2026).

Namun danau tersebut telah diuruk oleh oknum masyarakat menggunakan sampah dan puing bangunan yang diangkut truk dari berbagai wilayah. Kondisi itu dikeluhkan warga karena menimbulkan pencemaran lingkungan.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Pemkot Jakarta Utara langsung mengambil sejumlah langkah. Pembersihan lokasi dari sampah mulai dilakukan sejak Jumat (16/1), lalu dilanjutkan dengan kerja bakti bersama warga yang dijadwalkan Minggu besok.

Selain itu, pihaknya juga meminta koordinator lapangan agar tidak lagi membuang puing di lokasi tersebut. Untuk mencegah pembuangan sampah liar terulang, Satker PTPIN akan memasang portal akses mulai Minggu dan dilanjutkan pembangunan pagar yang dimulai pekan depan.

"Upaya ini kami lakukan agar permasalahan sampah di tanggul Muara Baru bisa ditangani dan tidak terulang kembali," ujarnya.

(bel/eva)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |