Polri akan menambah patroli di sejumlah wilayah yang dianggap rawan kriminalitas selama masa libur Idul Fitri atau Lebaran. Polri mengatakan hal itu ditujukan untuk menjamin keamanan masyarakat.
"Polri akan meningkatkan patroli di wilayah rawan kriminalitas," kata Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir saat memimpin apel kesiapan Satgas Humas Operasi Ketupat 2026 di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Isir mengatakan rumah-rumah kosong yang ditinggal mudik bakal menjadi perhatian dalam patroli tersebut. Isir juga mengimbau warga yang mudik memanfaatkan fasilitas penitipan kendaraan di kantor polisi.
"Rumah kosong jangan sampai menimbulkan kerawanan. Jangan sampai masyarakat pulang dari mudik justru menemukan hal-hal yang tidak diinginkan. Beberapa sarana yang ada di mako-mako, baik polsek atau polres, yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat kalau dia mudik dia mau titip umpamanya kendaraannya," ujarnya.
Isir meminta jajarannya meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat terkait langkah-langkah pengamanan rumah sebelum ditinggal pulang kampung. Salah satunya mengecek keamanan instalasi listrik untuk mencegah kebakaran.
"Ini kegiatan yang mengandung dimensi religius, sosial, dan kamtibmas. Harapannya, situasi tetap kondusif sehingga masyarakat bisa menjalankan mudik dengan aman," tutur Isir.
Isir mendorong masyarakat menggunakan layanan call center 110 jika menemukan potensi gangguan keamanan. Dia menegaskan layanan tersebut bisa diakses selama 24 jam dan gratis.
"Jadi kalau warga masyarakat membutuhkan layanan apa pun itu terlebih terkait dengan keamanan dan keselamatannya, silakan dimanfaatkan kemudian 110," ujarnya.
Operasi Ketupat 2026 dijadwalkan berlangsung selama dua pekan, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Adapun mudik 2026 mengusung tagline 'Mudik Aman, Keluarga Bahagia'.
Lihat juga Video: Patroli Dialogis Presisi, Wujud Akselerasi Transformasi Polri
(ond/haf)

















































