Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental terdekat.
Pria bernama Ahmad Riansah alias Delon, suami siri yang membunuh terapis wanita berinisial SM (23) di Kayuringin, Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar) ditangkap polisi. Delon pun mengaku sempat berniat bunuh diri.
Awalnya, korban berinisial SM ditemukan oleh kerabatnya bersama penjaga kos pada Rabu (7/1) pukul 20.26 WIB. Kerabat korban saat itu datang atas permintaan ibu korban usai korban tak dapat dihubungi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sesampainya di TKP, saksi AS menggedor pintu kamar kos korban akan tetapi tidak ada jawaban. Kemudian keluarga meminta kepada DRH sebagai pengurus kos untuk mengecek dan membuka pintu kos kamar korban.
Setelah AS dan DRH berupaya membuka pintu ternyata terkunci. DRH pun mengambil kunci duplikat hingga kamar tersebut bisa terbuka dan korban ditemukan.
"Pada saat pintu terbuka, AS dan DRH melihat korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa," ujar Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ressa Fiardi Marasabessy, Senin (12/1).
Penemuan jasad korban ini kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Selanjutnya, polisi yang melakukan pengecekan menemukan adanya botol berisi cairan pembersih toilet dan sisa muntahan di dekat korban.
"Ditemukan botol berisi cairan pembersih toilet di dekat korban. Ditemukan adanya muntahan di dekat korban," imbuhnya.
Delon Ditangkap
Delon ditangkap di Kampung Sanding RT 019/RW 005, Kelurahan Sumurbandung, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten, pada Minggu (11/1) malam. Dari video yang diterima detikcom, Selasa (13/1/2026), tampak penyidik mendatangi kediaman Ahmad.
Ahmad tak berkutik saat dihampiri polisi karena membunuh istri sirinya. Ahmad ditangkap di depan orang tuanya. Ahmad dan barang bukti selanjutnya digiring ke Mapolda Metro Jaya.
"Pelaku suami siri korban," kata Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ressa Fiardi Marasabessy, Senin (12/1).
Delon Sempat Ingin Bunuh Diri
Delon menyampaikan pengakuannya. Pelaku mengaku sempat cekcok dengan korban. Dia juga mengaku hubungan dengan istri sirinya itu tidak direstui pihak keluarga.
Delon mengaku sempat menyadap WhatsApp korban lantaran cemburu karena chatting dengan pelanggannya. Ahmad menyebut korban marah saat tahu ponselnya disadap.
"Saya kan nyadap WA-nya, saya bilang, kamu jangan chattingan sama tamu, soalnya saya sakit hati, soalnya kamu suka lupa ngehapus chat. Memang karena komitmen dia mau kerja sampai lebaran doang, abis itu mau rujuk lagi sama saya. Cuman hubungan saya itu yah....soalnya orang tuanya inilah, jadi kita tinggal di Bandung juga ngumpet dari orang tuanya," kata Ahmad.
Singkat cerita, tiba di hari kejadian pada Rabu (7/1) pukul 09.00 WIB, korban dibunuh pelaku di sebuah kamar kos di Kayuringin, Kota Bekasi. Pelaku mengaku memiting korban.
"Habis itu langsung saya piting," ujarnya.
Dia mengaku sempat menemani korban selama 30 menit setelah membunuhnya. Pelaku lalu keluar untuk membeli cairan pembersih untuk diminum mengakhiri hidupnya sendiri.
"Udah gitu saya temenin dulu, nemenin dulu setengah jam. Saya keluar, keluar itu saya minum, habis itu saya balik ke kosan karena memang saya niatnya pengen mati bareng-bareng, Pak. Makanya saya beli, cairan itu. Habis itu saya minum segelas kecil. Nggak dapet setengah jam, malah saya muntah-muntah," jelasnya.
(rdp/rdp)

















































