Wanita di Ciputat Meninggal Depan Teras Rumah Ditunggui Anjingnya

5 hours ago 5

Tangerang Selatan -

Seorang wanita berinisial S (54) ditemukan meninggal dunia 'sendirian' di rumahnya di Jalan Bukit Cirendeu Raya, Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan. Korban diketahui meninggal dunia setelah ditemukan tergeletak di teras rumahnya.

Kapolsek Ciputat Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan korban ditemukan oleh warga pada Minggu (30/8/2026), sekitar pukul 19.18 WIB. Polisi datang ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat melalui call center Polri 110.

"Sepertinya (korban) sedang ngepel rumah dan warga mendengar ada yang jatuh. Setelah dilihat oleh warga, ternyata ada seorang ibu tergeletak dan kemungkinan sudah meninggal," jelas Bambang dalam keterangannya, Senin (31/8).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga saat itu datang hendak mengecek kondisi korban. Namun, karena pagar rumah dalam keadaan terkunci, akhirnya warga menghubungi call center 110.

"Mau ditolong (oleh warga) ternyata di rumah tersebut ada anjing peliharaan yang membuat tim butuh waktu untuk mengamankan," ujarnya.

Perwira pengawas (pawas) dan piket fungsi Polsek Ciputat Timur kemudian datang menindaklanjuti laporan tersebut. Selanjutnya, polisi mengevakuasi jenazah korban.

"Saat pawas beserta piket fungsi tiba di TKP didapati satu orang perempuan yang tergeletak di lantai sudah meninggal dunia," ungkapnya.

Ditunggui Anjing

Bambang mengungkapkan, saat petugas tiba di lokasi mereka mendapati dua anjing peliharaan korban tengah menunggui jasad korban. Dua anjing itu duduk tepat di samping jenazah korban.

"Jadi jenazah itu ditungguin sama dua anjingnya, anjingnya setia kayanya. Ada dua anjingnya, yang satu pakai tali buat nuntun itu tapi kondisinya lepas, yang satu dilepas nggak ada talinya, tapi dua-duanya posisinya terlepas," jelasnya.

Polisi butuh waktu setengah jam untuk bisa masuk ke dalam rumahnya, mengingat anjing menggonggong saat petugas akan masuk.

"Akhirnya didatangkan penunggu rumahnya yang lama yang sudah tahu anjing itu, kemudian anjingnya digiring masuk dulu ke dalam, baru kita tutup dan bisa evakuasi jenazah," ungkapnya.

Bambang menyebutkan korban selama ini tinggal sendirian di rumah tersebut. Jenazah saat ini telah diserahkan kepada pihak keluarga.

"Menurut keterangan para saksi, korban tinggal sendirian di rumah tersebut. Anak korban menolak untuk dilakukan autopsi," imbuhnya.

Bambang menyebutkan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diduga meninggal dunia karena sakit.

"Menurut keterangan dokter puskesmas meninggal karena serangan jantung, sementara menurut keluarga almarhumah punya riwayat asam lambung akut," pungkasnya.

(mea/dhn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |