Pekanbaru -
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho kembali menunjukan komitmennya terhadap kelestarian alam dan penjagaan lingkungan berbasis Green City. Hal ini dilakukan dengan mengeluarkan surat edaran larangan penebangan pohon. SE dengan Nomor 07/SE/2026 itu juga memuat ajakan untuk melalukan penanaman pohon.
"Setiap orang, badan usaha, institusi pemerintah maupun swasta dilarang melakukan penebangan pohon, khususnya pohon berukuran besar, tanpa izin dari Pemerintah Pekanbaru sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," bunyi poin ke-2 dalam SE dimaksud.
Saat dikonfirmasi, Ia membenarkan SE yang telah ia terbitkan. Kata dia, guna menjaga kelestarian lingkungan hidup, mempertahankan fungsi ekologis pohon sebagai penyangga kehidupan perkotaan, perlu adanya sebuah aturan yang mengikat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemko Pekanbaru ingin mengendalikan dampak perubahan iklim, serta mewujudkan Kota Pekanbaru sebagai kota yang hijau, sejuk, dan berkelanjutan (Green City). Maka diperlukan komitmen dan peran aktif seluruh pemangku kepentingan," sebutnya, Selasa (20/1/2026).
Pihaknya menegaskan komitmen untuk melindungi pohon sebagai aset ekologis kota. Serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam Gerakan Penanaman dan Pemeliharaan Pohon secara berkelanjutan.
Apabila ada pohon yang dinilai berpotensi mengganggu keselamatan, merusak bangunan atau menghambat aktivitas tertentu, penanganan dilakukan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan.
"Jadi nantinya, kami akan melalukan pemindahan. Bukan ditebang," terangnya.
Ia meminta seluruh lapisan masyarakat agar melakukan penanamN dan merawat pohon di lingkungan masing-masing secara berkelanjutan. Serta melarang merusak pohon serta melaporkan penebangan atau perusakan pohon yang tidak berizin.
"Kami juga mengajak masyarakat dan komunitas sekitar untuk menjaga kelestarian pohon. Gerakan ini dilaksanakan sebagai gerakan bersama yang dilandasi kesadaran dan semangat gotong royong untuk mewujudkan Pekanbaru yang lebih hijau dan nyaman," ajaknya.
(akd/ega)
















































