Jakarta -
Narapidana (napi) Lapas Nirbaya Nusakambangan berinisial SN nekat kabur, tapi tak lama kemudian ditangkap warga. SN gagal kabur lebih jauh lantaran Lapas Nirbaya berkoordinasi sesegera mungkin dengan TNI-Polri setempat hingga informasi tersebut sampai ke telinga warga.
"Lapas Nirbaya sudah melakukan penangkapan kembali satu warga binaan yang sempat melarikan diri pada Senin, 9 Maret 2026. Petugas Lapas Nirbaya langsung berkoordinasi dengan penegak hukum terkait sehingga informasi kejadian ini menyebar ke warga," jelas Kasubdit Kerja Sama Ditjen Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Rika Aprianti, dalam keterangan kepada detikcom pada Rabu (11/3/2026).
Rika mengatakan sinergi dan kebersamaan yang dibangun jajaran UPT Pemasyarakatan di Nusakambangan dengan aparat penegak hukum setempat, serta masyarakat berbuah kepedulian. "Dan warga dengan kesadaran serta kepedulian menjaga keamanan bersama, mengamankan napi tersebut," sambung Rika.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rika mengatakan Menteri Imipas Agus Andrianto pun mengapresiasi sinergi yang terbangun antara unit pelaksana teknis (UPT) Pemasyarakatan di Pulau Nusakambangan dengan aparat penegak hukum dan masyarakat Kelurahan Kutawaru, Cilacap Tengah, Cilacap, Jawa Tengah. Menteri Agus, tambah Rika, berterima kasih pada warga serta aparat TNI-Polri.
"Kami juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi dari Pak Menteri atas kepedulian warga dan aparat TNI-Polri," tutur Rika.
Rika mengatakan Pulau Nusakambangan terdiri atas 12 unit pelaksana teknis (UPT). Pada 12 UPT tersebut, terdapat empat kategori pengamanan yakni supermaksimum, maksimum, medium, dan minimum.
Napi SN ditempatkan di Lapas Minimum Security Nirbaya. Ada tiga pertimbangan napi SN menjalani sisa masa hukumannya di lapas minimum security, di antaranya adalah hasil asesmen, telah menjalani dua pertiga masa hukuman, dan masuk tahap asimilasi karena masa sisa 1 tahun 3 bulan 13 hari.
"Karena fokus pembinaan di Lapas Nirbaya adalah pembekalan ilmu, pelatihan dengan harapan warga binaan yang sebentar lagi bebas, dapat kembali ke masyarakat dengan lebih baik dan mandiri. Mereka memang disiapkan untuk integrasi kembali dengan masyarakat," terang Rika.
Usai kejadian ini, Rika menegaskan napi SN dipindahkan ke Lapas Batu Nusakambangan, yang merupakan lapas supermaximum security. "Saat ini yang bersangkutan sudah ditempatkan di Lapas Super Maksimum Security Batu Nusakambangan untuk pemeriksaan dan tindakan lanjutan," tegas Rika.
Sebelumnya, viral di media sosial warga beramai-ramai menangkap napi yang kabur dari Pulau Nusakambangan. Kasi Kamtib Lapas Nirbaya, Bergi Riyadi, menyebut SN kabur dengan melompat pagar. Kemudian saat apel diketahui jumlah narapidana berkurang satu. Penelusuran dilakukan dan juga berkoordinasi dengan polisi.
"Alhamdulillah dalam jangka waktu nggak sampai 3 jam, pukul 20.30 WIB sudah bisa diamankan warga dan Babinsa setempat. Ini sebenarnya baru usaha melarikan diri, belum bisa disebut pelarian. Kalau pelarian itu kan 1x24 jam tidak ditemukan," kata Bergi saat dihubungi detikJateng, Selasa (10/3).
Lihat juga Video Rezeki dari Balik Jeruji: Kisah Baru Nusakambangan
(aud/knv)


















































