Breaking News! Pasar Diserbu, IHSG Naik 5%

5 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan menjelang akhir sesi 1 hari ini, Senin (15/6/2026). Per pukul 11.44 WIB, IHSG naik 300,52 poin atau 5% ke level 6.308,18. 

Sebanyak 691 saham naik, 185 stagnan, dan hanya 83 emiten yang turun. Nilai transaksi terbilang ramai, yakni mencapai Rp 15,95 triliun dengan melibatkan 27,43 miliar saham dalam 1,78 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun merangkak naik dan menyentuh Rp 11.019 triliun. 

Adapun pergerakan pasar keuangan pada hari ini dan satu pekan depan diperkirakan masih akan dibayangi ketidakpastian global yang meningkat akibat konflik di Timur Tengah. Setelah harga minyak dunia melonjak tajam dan volatilitas pasar meningkat dalam beberapa pekan terakhir, investor kini menunggu sejumlah data ekonomi penting yang dapat memberi petunjuk mengenai arah pertumbuhan ekonomi global, prospek suku bunga, hingga stabilitas nilai tukar.

Fokus utama pasar akan tertuju pada rapat suku bunga Bank Indonesia dan The Federal Reserve (The Fed), data konsumsi Amerika Serikat, serta sederet indikator ekonomi China yang selama ini menjadi barometer permintaan komoditas dunia. Bagi Indonesia, kombinasi data tersebut akan berpengaruh terhadap pergerakan rupiah, IHSG, pasar obligasi, hingga prospek sektor komoditas seperti batu bara, nikel, dan minyak sawit mentah (CPO).

Bursa Asia menyambut positif kabar tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Harga minyak dunia langsung merosot tajam, setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa kedua negara telah menyelesaikan perjanjian untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Di kawasan Asia, investor merespons perkembangan geopolitik ini dengan antusias. Indeks Kospi Korea Selatan melesat 5,1%, memimpin penguatan di kawasan. Indeks Nikkei 225 Jepang naik 3,6%, sedangkan indeks Topix menguat 2,6%. Di Australia, indeks S&P/ASX 200 turut mencatat kenaikan sebesar 1,3%.

(mkh/mkh)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |