Arahan Prabowo, Harga BBM dan LPG Subsidi Tidak Naik!

2 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan juga Liquefied Petroleum Gas (LPG) jenis subsidi tidak akan mengalami kenaikan.

Hal ini berdasarkan arahan langsung Presiden RI Prabowo Subianto. "Dibalik dinamika harga global yang naik, kami pemerintah bersepakat atas arahan bapak Presiden (Prabowo Subianto) untuk tidak menaikkan BBM subsidi. Saya ulangi lagi kami tidak menaikkan BBM subsidi, termasuk LPG," terang Bahlil dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi XII DPR, Senin (15/6/2026).

Namun, kata Bahlil, untuk BBM non subsidi memang sesuai dengan Permen ESDM Nomor 20 Tahun 2021, mengikuti ketentuan harga pasar.

Sebagaimana diketahui, beberapa harga BBM non subsidi seperti BBM RON 92 Pertamax dan juga Pertamax Green 95 mengalami kenaikan.

"Yang khusus untuk minyak BBM yang saudara-saudara mampu sesuai Permen ESDM 20 disesuaikan dengan harga pasar," terang Bahlil.

Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun menyatakan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan pengelolaan rantai pasok melalui terminal BBM, armada distribusi, hingga sistem pemantauan. Langkah tersebut diambil untuk menjamin kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

"Selain memastikan stok Pertalite dalam kondisi tersedia dan distribusi ke seluruh SPBU berjalan normal. Pertamina Patra Niaga juga terus melakukan pemantauan secara real-time terhadap kondisi stok dan penyaluran BBM di seluruh wilayah agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik," ujar Roberth, dikutip Senin (15/6/2026).

Roberth menjelaskan dengan dukungan jaringan infrastruktur energi yang tersebar dari Sabang hingga Merauke, Pertamina dapat menjaga keandalan pasokan dan melakukan respons cepat apabila diperlukan penambahan pasokan di wilayah tertentu.

"Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan khususnya dengan jaringan unit operasi kami di 8 Cabang Kantor Wilayah (Regional 1-8) dalam rangka melakukan langkah-langkah antisipatif untuk memastikan layanan energi kepada masyarakat tetap berjalan optimal. Jika terdapat peningkatan kebutuhan di suatu wilayah, kami telah menyiapkan skema penguatan distribusi agar pasokan tetap terjaga," lanjutnya.

(pgr/pgr)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |