Puncak penganugerahan Hoegeng Awards 2026 akan digelar besok malam setelah Dewan Pakar menentukan 5 penerima penghargaan. Siapa saja Dewan Pakar Hoegeng Awards 2026? Ini sosoknya.
Acara Hoegeng Awards 2026 akan digelar di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2026), dan disiarkan secara langsung di detikcom. Hoegeng Awards tahun ini mengangkat tema 'Kepercayaan Rakyat, Kehormatan Bhayangkara'.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Chairman of CT Corp Chairul Tanjung akan hadir dalam acara tersebut. Para menteri dan pimpinan lembaga negara juga dijadwalkan akan hadir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada 5 kategori dalam Hoegeng Awards 2026, sama seperti tahun sebelumnya. Kategori itu adalah Polisi Berdedikasi, Polisi Inovatif, Polisi Pelindung Perempuan dan Anak (Kelompok Rentan, Polisi Tapal Batas, dan Pedalaman) serta Polisi Berintegritas.
Adapun Dewan Pakar Hoegeng Awards 2026 adalah Ketua Komisi III DPR Dr Habiburokhman, SH, MH; mantan Plt Pimpinan KPK Dr Mas Achmad Santosa, SH, LLM; Wakil Ketua Komnas HAM Putu Elvina, SPsi, MM; anggota Kompolnas Gufron Mabruri; serta Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Indonesia Alissa Qotrunnada Wahid, MPsi.
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman
Habiburokhman merupakan Ketua Komisi III DPR RI. Dia juga saat ini menjabat Wakil Ketua Umum Partai Gerindra.
Habiburokhman menyelesaikan pendidikan S1 di Fakultas Hukum Universitas Lampung (Unila). Selama menjadi mahasiswa, Habib aktif di sejumlah organisasi mulai dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Senat Mahasiswa FH Unila, hingga Keluarga Mahasiswa Pemuda Pelajar Lampung (KMPPRL). Habib juga menjadi salah satu mahasiswa yang ikut terlibat dalam demo 1998-an yang menuntut Soeharto mundur.
Habib melanjutkan pendidikan S2 di Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Setelah itu, dia menempuh pendidikan S3 di Universitas Surakarta.
Pada 2012, Habib juga sempat memimpin Tim Advokasi Jakarta Baru. Lalu pada 2017, dia mendirikan dan memimpin Advokat Cinta Tanah Air (ACTA).
Pada 2019, Habib lolos menjadi anggota DPR RI dari Dapil DKI Jakarta I. Dia duduk di Komisi III DPR. Habib sempat menjadi Wakil Ketua MKD DPR sebelum menjadi Wakil Ketua Komisi III DPR.
Habib kembali melenggang ke Senayan di Pemilu 2024. Saat ini dia menjabat Ketua Komisi III DPR RI.
Mantan Plt Pimpinan KPK Mas Achmad Santosa
Mas Achmad Santosa lahir di Jakarta pada 10 Maret 1956. Dia merupakan seorang praktisi hukum dengan spesialisasi hukum lingkungan, tata kelola pemerintahan yang baik, serta pembaruan hukum dan resolusi konflik.
Ia meraih gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia (1983) dan gelar Master of Laws Degree dari The Osgoode Hall Law School dari York University (1990). Ia memulai kariernya sebagai praktisi hukum pada 1979. Kemudian memegang jabatan Pembela Umum Lembaga Bantuan Hukum Jakarta (1980-1987). Bekerja di Partnership for Governance Reform in Indonesia (2002-2006). Selanjutnya, pada 2006-2009, ia menjadi salah satu bagian di United Nations Development Programme/UNDP.
Ia pernah menjabat Pelaksana Tugas Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 6 Oktober 2009-4 Desember 2009. Pria yang akrab dipanggil Otta ini menjadi anggota Tim Panitia Seleksi Pimpinan KPK Jilid II (2007), anggota Tim Pembaharuan kerja sama Agung dan Mahkamah Agung, serta menjadi koordinator Tenaga Ahli Kejaksaan Agung saat lembaga ini dipimpin oleh Jaksa Agung Abdurahman Saleh.
Otta juga dikenal sebagai pendiri dan CEO The Indonesia Ocean Justice Initiative (IOJI).
Wakil Ketua Komnas HAM Putu Elvina
Putu Elvina merupakan Wakil Ketua Komnas HAM. Dia pernah mengenyam pendidikan S2 manajemen di Universitas Internasional Batam.
Putu pernah bekerja sebagai Human Resource Officer PT Semesta Ampuh (1995-1998), konsultan MSDM (1999-2001), Human Resource Executive Banyan Tree, Bintan (2002-2007), anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Prov. Kepri 2 periode (2007-2014), dan anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Pusat 2 periode (2014-2022).
Putu juga pernah mendapatkan sejumlah penghargaan. Beberapa di antaranya Australian Award Indonesia-Human Rights Leadership (2022) dan Penyuluh Hukum Berdedikasi, Menteri Hukum dan HAM (2011).
Anggota Kompolnas Gufron Mabruri
Gufron adalah Komisioner Kompolnas periode 2024-2028 yang berasal dari unsur masyarakat. Gufron bersama komisioner lainnya dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada 5 November 2024.
Dihimpun dari berbagai sumber, Gufron sebelumnya dikenal sebagai aktivis yang kerap terlibat dalam pemantauan dan advokasi hukum, HAM, dan reformasi sektor keamanan. Gufron pernah menjabat Direktur Imparsial (The Indonesian Human Rights Monitor) sebelum menjadi anggota Kompolnas.
Dia menempuh pendidikan S-1 di Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Al-Aqidah Jakarta (1999-2004). Kemudian dia pernah menempuh Magister in Human Rights and Democracy Studies in Southeast Asia, Universitas Gadjah Mada (2008), Yogyakarta, dan pernah menempuh S2 Hubungan Internasional, Universitas Katholik Parahyangan, Bandung (2022).
Selain itu, Gufron berkontribusi sebagai salah seorang penulis dalam berbagai publikasi buku yang diterbitkan Imparsial, di antaranya 'Politik Militer dalam Penguasaan Tanah: Belajar dari Kasus Pasuruan' (2007); 'Sekuritisasi Papua: Implikasi Pendekatan Keamanan terhadap Kondisi HAM di Papua' (2011); 'Evaluasi Peran Polri di Papua' (2015); 'Peran Internal Militer: Problem Tugas Perbantuan TNI' (2020); 'Involusi Reformasi Sektor Keamanan Indonesia' (2019); 'Problematika Penerapan Grasi terhadap Terpidana Mati di Indonesia' (2020); dan 'Praktik Penyiksaan dalam Pemolisian' (2021).
Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Indonesia Alissa Qotrunnada Wahid
Alissa Wahid adalah Direktur Nasional Gusdurian Network Indonesia (GNI) yang merangkul ribuan aktivis di seluruh Indonesia untuk mempromosikan dialog dan pemahaman antaragama, kemasyarakatan yang aktif, demokrasi, dan hak asasi manusia.
Alissa Wahid dikenal luas karena sumbangsihnya di sektor sosial, khususnya tentang multikulturalisme, demokrasi serta hak asasi manusia, dan gerakan Muslim moderat di Indonesia. Puteri Gus Dur ini kini berfokus pada pengembangan kepemimpinan untuk para pemimpin muda antaragama.
Pada 2019, ia ditunjuk oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional sebagai Duta Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia. Alissa meraih gelar sarjana dan magister dalam bidang psikologi dari Universitas Gadjah Mada. Selain itu, Alissa merupakan komisaris PT Unilever. Alissa merupakan Dewar Hoegeng Awards sejak tahun pertama penyelenggaraan.
Kelima Dewan Pakar telah menentukan 5 polisi teladan yang menjadi penerima Hoegeng Awards 2026. Para polisi teladan penerima Hoegeng Awards 2026 akan diumumkan malam ini, berikut daftar para kandidat:
Kategori Polisi Berdedikasi
- Aiptu Dafit Rico Dermawan
Jabatan: Kasubnit II Unit 6 Satreskrim Polresta Padang
- Brigpol Kamaludin
Jabatan: Bhabinkamtibmas Desa Sermong, Taliwang, Sumbawa Barat, NTB
- Kombes Eko Budhi Purwono
Jabatan: Dirbinmas Polda Riau
Kategori Polisi Inovatif
- Aipda Frits Bidara
Jabatan: Ps Kaur Ident Satreskrim Polres Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara
- Kombes Christian Tobing
Jabatan: Kapolresta Sidoarjo, Jawa Timur
- Brigadir Renita Rismayanti
Jabatan: Anggota Divisi Hubungan Internasional Polri
Kategori Polisi Pelindung Perempuan, Anak dan Kelompok Rentan
- Ipda Kadek Sumerta
Jabatan: Panit Reskrim Polsek Blahbatuh, Polsek Gianyar, Bali
- AKP Siti Elminawati
Jabatan: Kanit 1 Subdit 4 Dit Reskrimum Polda Sulteng
- AKBP Ema Rahmawati
Jabatan: Kasubbag Binops Direktorat Tindak Pidana PPA dan PPO Bareskrim Polri
Kategori Polisi Tapal Batas dan Pedalaman
- Iptu Bastian Tuhuteru
Jabatan: Kapolsek Sirimau, Polresta Ambon, Polda Maluku
- Iptu Motalip Litiloly
Jabatan: Kasat Samapta Polres Nduga, Polda Papua
- Bripka Hamzah Ladema
Jabatan: Bhabinkamtibmas Desa Sonit, Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah
Kategori Polisi Berintegritas
- Kombes Muhammad Arsal Sahban
Jabatan: Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Polri
- Kombes Norul Hidayat
Jabatan: Kepala SPN Polda Bangka Belitung
- Kombes Yimmy Kurniawan
Jabatan: Karo SDM Polda Kepulauan Riau
Saksikan Live DetikSore:
Lihat juga Video: Hoegeng Awards 2026: Menimbang Pengabdian, Memilih Keteladanan
(lir/knv)

















































