Siswa Sespimmen Polri Edukasi Warga Ogan Ilir soal Karhutla dan Bagikan Masker

1 day ago 7

Jakarta -

Siswa Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Pendidikan Reguler (Dikreg) Ke-67 Tahun 2026 Lembaga Pendidikan dan Latihan (Lemdiklat) Polri bertolak ke Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel) untuk mengedukasi masyarakat seputar kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang harus dicegah bersama. Para siswa merupakan bagian dari Satgas Edukasi Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) gelombang kedua.

Dari keterangan yang diterima detikcom Sabtu (12/9/2026), para peserta didik memulai kegiatan edukasi sejak Rabu (9/9) sore. Sosialisasi pencegahan karhutla kepada warga, dilakukan sambil berbagi masker di sekitar Perumahan Citra Indralaya, Kecamatan Indralaya.

Mereka juga meminta warga segera melapor kepada pihak kepolisian, pabila menemukan asap maupun titik api yang berpotensi menjadi kebakaran. Masker dibagikan di tengah kondisi warga yang menghadapi potensi penurunan kualitas udara akibat asap karhutla.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti mengapresiasi kedatangan siswa Sespimmen ini. Dia menyebut kedatangan para siswa menjadi salah satu bentuk Polri hadir di tengah masyarakat.

"Kami mengapresiasi keterlibatan para Serdik dalam membantu menyampaikan edukasi kepada masyarakat sekaligus membagikan masker. Ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam menghadapi potensi dampak karhutla," ungkap Rizka.

Sebelumnya diberitakan Polri memberangkatkan 322 personel Satgas Edukasi Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) gelombang kedua ke wilayah Sumatera dan Kalimantan. Para personel merupakan peserta didik tingkat manajerial ini ditugaskan untuk melakukan edukasi, sekaligus evaluasi terkait strategi penanganan karhutla di lapangan.

Pemberangkatan tersebut dipimpin langsung Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dan Kalemdiklat Polri Komjen R.Z. Panca Putra Simanjuntak. Sebelum diberangkatkan, para personel mengikuti apel pembekalan di Kompleks STIK/PTIK Polri, Jakarta Selatan, Senin (7/9).

"Hari ini kami melaksanakan pembekalan sekaligus apel pemberangkatan Satgas Edukasi gelombang kedua. Pesertanya adalah peserta didik Sespimti Polri, Sespimmen, dan SPPK Polri di bawah koordinasi Kasespim Lemdiklat," kata Komjen Panca kepada wartawan di lokasi.

Panca menjelaskan, penugasan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Kapolri Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk memperkuat langkah pencegahan. Berbeda dengan gelombang pertama yang fokus pada penyuluhan, satgas gelombang kedua memiliki tugas tambahan melakukan evaluasi.

"Karena mereka sudah menduduki eselon manajer tingkat puncak dan menengah, mereka diharapkan tidak hanya sekadar edukasi, tapi melakukan evaluasi dan mempelajari permasalahan di wilayah sebagai upaya untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan," jelas Panca.

Siswa Sespimmen Dikreg Ke-67 Tahun 2026 Lemdiklat Polri bertolak ke Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel) untuk mengedukasi masyarakat seputar karhutla yang harus dicegah bersama.Foto: Siswa Sespimmen Dikreg Ke-67 Tahun 2026 Lemdiklat Polri bertolak ke Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel) untuk mengedukasi masyarakat seputar karhutla yang harus dicegah bersama. (dok. istimewa)

(aud/zap)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |