Serda Ahmad Tewas Dianiaya Senior, 4 Prajurit TNI AU Ditetapkan Tersangka

7 hours ago 3

Jakarta -

Prajurit TNI AU Serda Ahmad Muzammul Farisa meninggal dunia usai dianiaya senior. Puspom TNI AU menetapkan empat tersangka dalam kasus ini.

"Berdasarkan hasil penyidikan kami, telah ditetapkan empat orang tersangka, yaitu Serda MTS, Serda MAD, Serda JM, Serda AH. Dan seluruhnya adalah anggota TNI Angkatan Udara," kata Danpuspom AU Marsekal Muda TNI Daan Sulfi saat jumpa pers di Kantor Puspom AU, Jakarta Timur, Rabu (16/9/2026).

Daan Sulfi mengatakan, dalam perkara ini ada tiga korban. Namun, hanya Serda Ahmad yang meninggal dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Adapun data korban dalam perkara penganiayaan ini, yang menjadi korban yaitu Serda Ahmad Muzammil Fariza. Jabatannya adalah Admin Urtu Subbagmin Bangkung Servis Dispsi AU. Beliau meninggal dunia. (Korban lain) Dan Serda ZN, dan Serda RP," imbuhnya.

Dia menjelaskan Serda Ahmad dianiaya seniornya di mess milik TNI AU. Penganiayaan itu terjadi pada Rabu (9/9) sekitar pukul 21.05 WIB.

"Kejadiannya adalah di Mess Galaksi, yaitu adalah mess-nya Dispsi AU, Jalan Kopatdara, Lanud Halim Perdanakusuma," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Prajurit TNI AU Serda Ahmad Muzammul Farisa diduga meninggal secara tak wajar. Ayah Serda Ahmad, Toni Eko Prasetyo, mengatakan anaknya mengalami luka di wajah dan dada.

"Luka di wajah bagian dagu dan bagian dada infonya," kata Toni dilansir detikJatim, Jumat (11/9).

Dia mengetahui kondisi jasad anak pertamanya itu melalui kiriman file foto. Pada Kamis (10/9) malam sekitar pukul 22.00 WIB, jenazah Serda Ahmad belum tiba di rumah duka di Desa Jonggrang, Kecamatan Barat Magetan.

Toni mengatakan putranya diduga meninggal akibat jadi korban penganiayaan yang dilakukan seniornya sekitar 4 orang saat di asrama pada Kamis (10/9) pagi sekitar pukul 03.00 WIB. Toni sempat mendapat kabar simpang siur soal penyebab tewas anaknya.

"Pukul 04.00 WIB saya dihubungi bahwa anak saya meninggal dunia karena kecelakaan. Tapi ada teman lainnya menginfokan jika tidak kecelakaan, tapi dianiaya senior," jelas Toni.

Saksikan Live DetikPagi:

Tonton juga video "Prajurit TNI AU Tewas Diduga Dianiaya Senior, Keluarga Minta Keadilan"

(tsy/ygs)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |