Kesaksian Warga Lihat Kebakaran di Kebon Melati, Diduga dari Korsleting

2 hours ago 1
Jakarta -

Kebakaran terjadi di Jalan Dukuh Pinggir I, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Warga menyebut kebakaran berawal dari kabel listrik.

"Ada api dari kabel-kabel terbuka, terus akhirnya jam 6 kuranglah ya, lampu redup. Redup, akhirnya dinyalakan sama dia, sama yang ngontrak. Akhirnya pas dinyalakan, tapi mati lagi, dinyalakan lagi, tahu-tahu ternyata ada percikan, gitu. Akhirnya besar tuh api, gitu. Jadi ibaratnya dari itu, dari korsleting listrik," kata ketua RT setempat, Zaini, di Kebon Melati, Kamis (27/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan ada 48 orang dari 4 KK yang kini mengungsi akibat rumah mereka hangus terbakar. Pengungsian terletak di musala setempat dan pos RW.

Salah seorang penghuni rumah, Liha, mengatakan dirinya mengetahui kebakaran saat mendengar teriakan pada Rabu sore (26/8). Dia mengatakan api telah membesar saat dirinya melihat ke luar rumah.

"Dari arah luar sebelah kanan ada anak-anak muda pada teriak, 'Kebakaran! Kebakaran!' gitu. Terus saya keluar, oh ternyata posisi rumah saya itu kan selang satu rumah dari yang kebakaran itu, kan rumah ibu saya. Terus saya lihat ternyata udah ada api, api yang di bagian kiri atas," kata Liha.

Liha mengatakan api cepat membesar karena rumah tersebut berisi material yang mudah terbakar. Dia menyebut angin kencang juga membuat api semakin cepat membesar.

"Angin itu sudah mengarah ke rumah yang sebelahnya yang kontrakan. Nggak lama kemudian udah mulai nih suara sepertinya ada parkiran motor, mungkin mengarah ke bensin dan gas. Dari sekitar 10 sampai 15 menit udah mulai membesar, udah nggak bisa dibendunglah itu api," kata Liha.

Warga di lokasi sempat mencoba memadamkan kebakaran. Dia bersyukur mobil pemadam kebakaran cepat tiba di lokasi.

"Oh, alhamdulillah sih itu kita cepat ya. Ibaratnya biarpun kita jauh dari jalan raya, itu damkar mempunyai selang yang disediakan jangkauannya panjang. Alhamdulillah setelah api membesar, damkar langsung datang," ujar Zaini.

Warga terdampak kebakaran kini mengungsi di musala dan pos RW. Sejumlah instansi sudah memberikan bantuan makanan hingga alas tidur.

(haf/haf)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |