Cerita Anak ABK Ikut Cari 8 Orang yang Hilang di Gunung Anak Krakatau

1 day ago 7

Pandeglang -

Yayat Suryadi, anak dari ABK Surakman (60), yang hilang kontak bersama 5 jurnalis di Gunung Anak Krakatau, berharap segera mendapatkan kabar baik. Selama ayahnya hilang, Yayat sempat mencari ayahnya di sekitar Perairan Selat Sunda.

"Pas hari ketiga itu hari Kamis, saya mencoba mencari bapak saya ke Gunung Anak Krakatau, namun tidak ada," kata, Yayat Suryadi di Pantai Carita, Pandeglang, Sabtu (12/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun s mendekati area Gunung Anak Krakatau, kata Yayat, terkendala dengan cuaca ekstrem dan tebalnya abu vulkanik. Hal itu yang menyulitkan proses pencarian.

"Pas ke sana ada erupsi, tapi nggak kaya kemarin," ucapnya.

Yayat mengaku tidak mengetahui jika pada Senin (7/9), ayahnya pergi ke area Perairan Selat Sunda. Dia hanya mengetahui ayahnya memiliki jadwal berlayar ke Perairan Ujung Kulon, pada Selasa (8/9).

"Hari Senin itu trip dadakan, trip kilat, nggak bawa baju, nggak ada persiapan apa-apa. Setahu saya besoknya hari Selasa dia jadwal ke Ujung Kulon," katanya.

Hingga pencarian hari kelima, Sukarman, Warta selaku kapten, Heriyanto sebagai guide belum juga ditemukan. Yayat memprediksi mereka dan 5 Jurnalis lainnya, terbawa ke perairan Samudera bahkan ke laut lepas.

"Misterius tidak ada tanda-tanda, kalau trabel di laut ada barang-barang, atuh serpihan terlihat mengapung, ini kan nggak ada, kemungkinan terbawa ke laut lepas, sinyal susah," ucapnya.

Hingga hari ini, Yayat masih menunggu kepulangan ayahnya. Ia berharap semua yang hilang bisa pulang dengan selamat.

"Masih terus menunggu kabar baik, mudah-mudahan pulang dengan selamat,"

Diketahui, Sukarman dilaporkan hilang bersama dengan Warta selaku kapten, Heriyanto selaku guide. Mereka membawa lima jurnalis yang hendak meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, pada Senin (7/9) kemarin, dengan menggunakan speedboat Aru padhatu I.

(idh/idh)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |