Jakarta -
Polisi mengusut kasus dugaan penipuan dengan modus membuka lowongan pekerjaan (loker) di Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut). Korban diduga diminta membayar dengan alasan membuka rekening prakerja.
Video pelamar sedang diwawancara pihak HRD viral di media sosial (medsos). Pencari kerja itu dinarasikan telah dinyatakan diterima bekerja dengan syarat membuka rekening prakerja dengan saldo awal Rp 2 juta.
Pihak pemberi kerja diduga meminta pelamar mengisi saldo prakerja tersebut, bahkan dengan meminta bantuan kepada keluarga maupun rekan sejawat agar dapat mulai bekerja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Unit Reserse Kriminal Polsek Kelapa Gading mendalami kasus dugaan penipuan dengan loker palsu yang terjadi di sebuah ruko di Jalan Gading Indah Raya Kelurahan Kelapa Gading Timur, Kelapa Gading, itu.
"Kami telah melakukan cek tempat kejadian perkara setelah dugaan aksi penipuan tersebut menyebar secara luas di media sosial," kata Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading Iptu Rizki Ardiza Prawira, dilansir Antara, Jumat (11/9/2026).
Polisi terus mencoba menghubungi korban yang mengabarkan dugaan aksi penipuan tersebut dan dalam waktu dekat akan memberikan keterangan terkait kasus tersebut. Petugas juga sudah mendatangi lokasi yang menjadi kantor lokasi wawancara antara pemberi kerja dengan korban yang mencari pekerjaan.
Pihaknya akan kembali ke kantor tersebut untuk mengumpulkan keterangan baik dari pihak pemberi kerja maupun korban.
"Kami juga mengarahkan korban untuk membuat laporan kepolisian," kata dia.
Jika ada korban lain yang mengalami nasib serupa, dia mengimbau korban membuat laporan kepolisian untuk membuat terang duduk perkara kasus ini.
"Informasinya ada beberapa orang yang diduga menjadi korban. Kami akan dalami kasus ini," kata dia.
(jbr/mei)


















































