Tinjau Korban Gempa NTT Bareng Kapolri, Titiek Kawal Pemenuhan Logistik-Fasilitas

3 hours ago 1
Manggarai -

Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau warga terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dia ingin memastikan kebutuhan warga terpenuhi.

"Kehadiran kami di sini juga untuk mengetahui secara langsung apa saja yang masih dibutuhkan oleh masyarakat. Karena bencana ini baru terjadi, tentunya proses pemenuhan kebutuhan masih terus berjalan," ujar Titiek, Selasa (18/8/2026).

Dia menyampaikan dukacita mendalam atas musibah gempa bumi magnitudo (M) 7,7 yang terjadi pada Sabtu (15/8) pagi tersebut. Titiek mengatakan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait demi terpenuhinya kebutuhan warga terdampak gempa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tadi kami melihat masih terdapat beberapa kebutuhan yang perlu segera dilengkapi, seperti MCK, tempat tinggal sementara, perlengkapan pengungsian maupun kebutuhan dasar lainnya. Hal-hal tersebut akan terus kita koordinasikan agar dapat segera dipenuhi," ucap dia.

Titiek menyampaikan apresiasi kepada petugas gabungan dari TNI-Polri, BNPB, Basarnas, pemerintah pusat dan daerah, hingga relawan yang sigap secara bersama-sama membantu korban. Dia berharap kondisi masyarakat segera pulih.

Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit meninjau korban gempa di NTT. Dia mengawal kebutuhan warga. (dok Polri)Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit meninjau korban gempa di NTT. Dia mengawal kebutuhan warga. (dok Polri)

"Kami juga berharap berbagai kerusakan yang dialami masyarakat, termasuk rumah-rumah warga dan fasilitas publik yang terdampak, dapat segera ditangani dan diperbaiki oleh Pemerintah sehingga masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan secara normal," ucapnya.

Hal senada disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dia mengatakan Polri telah menyalurkan 247,66 ton bantuan untuk korban gempa bumi di NTT.

Kapolri dan Titiek meninjau pengungsian di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur yang menjadi dua lokasi terbanyak jumlah pengungsinya. Warga mengungsi terbanyak di Kabupaten Manggarai sebanyak 13.935 orang pengungsi dan Kabupaten Manggarai Timur sebanyak 7.457 pengungsi.

Secara total, dilaporkan ada 27.700 pengungsi yang tersebar di 107 titik pengungsian. Dia mengatakan hampir semua lokasi pengungsian warga telah dapat dijangkau.

"Saat ini sebagian besar lokasi pengungsian sudah dapat dijangkau. Kami bersama seluruh unsur terkait terus berbagi tugas untuk mendatangi titik-titik pengungsian, melihat langsung kondisi masyarakat, sekaligus memastikan kebutuhan mereka dapat terpenuhi," kata Kapolri.

Bantuan logistik dan kemanusiaan sebanyak 247,66 ton, yang terdiri atas 19,59 ton dari Mabes Polri dan 228,07 ton dari 5 Polda jajaran. Bantuan tersebut berupa makanan dan minuman, obat, pakaian, selimut, genset, terpal, kendaraan, water treatment, tandon atau toren, hingga alat sinyal internet.

"Khusus hari ini, Polri menyalurkan bantuan kepada masyarakat di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur berupa 3.500 paket bansos, 500 buah mainan anak-anak, 39 buah kasur, 10 buah tandon air, serta 36 boks obat-obatan yang diangkut menggunakan 6 truk," ucapnya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) meninjau warga terdampak gempa di NTT. (dok Polri)Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) meninjau warga terdampak gempa di NTT. (dok Polri)

Polri juga menyiagakan Kapal KP Bima 7014 kelas A3, 2 unit helikopter AW 169 dan 1 unit helikopter Bell-429; serta 1 unit Pesawat CN, Casa, dan Beechjet untuk mendukung pelayanan dan penanganan masyarakat terdampak gempa.

"Polri akan terus berkomitmen untuk membersamai masyarakat dalam menghadapi masa-masa sulit ini, serta bersinergi dengan TNI, BNPB, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait guna mempercepat penanganan bencana, pemulihan wilayah terdampak, serta menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat," ujar dia.

(jbr/hri)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |