Jakarta -
Bareskrim Polri membongkar importasi ilegal di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Dari lima lokasi, petugas menyita sebanyak 4 ribu lebih ponsel ilegal.
Penindakan yang dilakukan oleh Tim Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri ini menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto yang menyoroti penyelundupan barang impor yang masih terjadi di wilayah RI.
Dalam arahannya itu, Prabowo meminta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk bertindak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pekerjaan kita masih berat, perjalanan mash panjang, kebocoran masih terjadi, penyelundupan masih terjadi, Panglima TNI-Kapolri-Menteri Keuangan, anda punya lembaga-lembaga yang tugasnya untuk menghentikan penyelundupan, gunakan segala wewenang yang ada pada anda untuk menegakkan itu," ujar Prabowo dalam pidatonya di Kejagung, Jumat (10/4/2026).
Ia juga meminta lembaga-lembaga lain di semua tingkatan untuk bekerja sama. Terutama dalam menegakkan hukum.
"Saya sangat setuju hukum adalah instrumen untuk menjaga kekayaan bangsa dan negara, tanpa kekayaan bangsa dan negara tidak mungkin rakyat kita hidup sejahtera. Tak ada pilihan bagi kita," tuturnya.
Di kesempatan yang sama, Prabowo mengaku bahagia karena pemerintahannya berhasil menyelamatkan uang negara dengan total Rp 31,3 triliun. Prabowo mengatakan uang ini berhasil diselamatkan di kepemimpinannya yang baru 1,5 tahun ini.
"Kita hari ini hadir dalam acara penyerahan hasil penyelamatan keuangan, dan aset negara serta penagihan denda administratif tahun 2026 sebesar Rp 11.420.104.815.858, saudara-saudara sekalian, ini adalah sebuah kehormatan dan kebahagiaan bagi saya, bahwa hal ini terjadi berkali-kali di dalam pemerintahan yang saya pimpin baru 1,5 tahun ini," ujar Prabowo.
Lima Gudang di Jakarta Digeledah
Menindaklanjuti arahan Prabowo tersebut, Tim Dittipideksus Bareskrim Polri bergerak melakukan penyelidikan. Pada Selasa (14/4/2026), tim membongkar lima gudang yang diduga menjadi tempat penyimpanan barang-barang selundupan di Indonesia.
Penindakan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Tipideksus Bareskrim Polri Brigjen Ade Safri Simanjuntak dan Wakil Direktur Tipideksus Bareskrim Polri Kombes Arif Budiman. Gudang pertama yang digeledah berlokasi di Jalan Kapuk Kayu Besar, Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakut.
Dari hasil pengungkapan tersebut, Tim Dittipideksus Bareskrim Polri bergerak menggeledah gudang kedua di sebuah ruko di Jalan Pantai Indah Barat, Kelurahan Kamal Muara, Penjaringan. Selanjutnya, Satgas Bareskrim menggeledah kantor yang berlokasi di Jalan Pluit Karang Cantik, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakut.
Berikutnya, polisi juga menggeledah ruko di Jalan Ruko Mutiara Palem Raya, Cengkareng. Terakhir, penggeledahan dilakukan di ruko yang berlokasi di Jalan Boulevard Raya, Cengkareng, Jakbar.
Brigjen Ade Safri mengatakan, HP yang disita merupakan barang impor ilegal atau yang juga disebut HP black market (BM). Selain itu, polisi menyita aksesoris, spare part, hingga alat kemas (packing).
Ribuan HP Ilegal Disita
Dari hasil penggeledahan di lima lokasi tersebut, Satgas Bareskrim menyita 4.599 unit ponsel ilegal berbagai merek. Belum diketahui perkiraan kerugian negara akibat importasi ilegal tersebut.
Berikut ini hasil penggeledahan di kelima lokasi tersebut:
1. Gudang di Jalan Kapuk Kayu Besar, Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakut:
- Spare part HP berupa casing, LCD, keyboard, mesin HP, bodi HP, baterai, dan dus sebanyak 140 kardus yang terdiri atas berbagai merek dan tipe, seperti Oppo, Vivo, Nokia, Samsung, dan Redmi.
- HP dan spare part merek iPhone sebanyak 535 kardus yang ditemukan di dalam 3 mobil dan gudang
2. Ruko di Jalan Ruko Mutiara Palem Raya, Cengkareng:
- iPhone berbagai tipe sebanyak 1.609 unit
- iPhone rusak 119 unit (macam-macam tipe)
- Dus/boks iPhone berjumlah 1.696 boks dari bermacam-macam tipe
- Berbagai tipe iPhone yang sudah di-packing sebanyak 94
- 580 buah kabel charger roll
- 3 unit alat charger dan 94 unit kabel charger
- alat packing 5 unit
- 125 lembar stiker boks HP
3. Ruko di Jalan Boulevard Raya, Cengkareng, Jakbar:
- kemasan HP iPhone berbagai tipe sebanyak 980 unit
- Kemasan HP berbagai merek Vivo, Oppo, Samsung, dan Redmi sebanyak 650 unit
4. Ruko di Jalan Pantai Indah Barat, Kelurahan Kamal Muara, Penjaringan
- iPhone berbagai tipe sebanyak 131 unit
5. Gudang di Citra Garden Kalideres, Jakbar:
- HP rusak 289 unit dari berbagai macam merek
- iPhone 13 sebanyak 192 unit
(mea/dhn)


















































