Sejumlah Wilayah di Karawang Banjir Imbas Hujan Deras-Luapan Sungai

3 hours ago 4

Jakarta -

Hujan deras mengguyur wilayah Karawang, Jawa Barat, mengakibatkan air dari dua sungai besar, yakni Citarum dan Cibeet meluap. Permukiman warga hingga sawah terendam banjir.

"Sejak Sabtu (17/1) hujan deras tidak berhenti sampai Minggu pagi dan mengakibatkan banjir," kata salah seorang warga terdampak banjir Yudi di Perumahan Bintang Alam, Telukjambe Timur, Karawang, seperti dilansir Antara, Minggu (18/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yudi mengatakan warga waspada usai mengetahui muka air sungai Citarum cukup tinggi. Saat sungai mulai meluap ke area pemukiman, warga melakukan evakuasi secara mandiri.

Kemudian setelah petugas datang, warga dibantu petugas melakukan evakuasi diri dan barang-barangnya untuk dibawa ke tempat yang lebih aman.

Banjir akibat luapan sungai Citarum dan Cibeet pada Minggu pagi terjadi di sejumlah daerah sekitar Karawang, di antaranya di sejumlah perumahan sekitar Kecamatan Telukjambe Timur dan Karawang Barat.

Selain itu, banjir juga melanda kawasan pemukiman di beberapa desa di wilayah Kecamatan Telukjambe Barat serta di Kecamatan Pangkalan.

Selain merendam kawasan pemukiman, banjir yang dipicu meluapnya sungai Citarum dan Cibeet juga merendam areal persawahan serta jalan raya.

Polres Karawang sebelumnya mengimbau masyarakat waspada menyusul tingginya curah hujan yang memicu naiknya debit air Sungai Citarum dan Cibeet yang merupakan dua sungai besar di Karawang pada Minggu.

Kasie Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan di Karawang, menyampaikan saat ini kondisi dua sungai besar di Karawang, yakni Sungai Citarum dan Cibeet, berada di status Siaga 1.

Hal tersebut sesuai dengan data terbaru tinggi muka air (TMA) yang bersumber dari Perum Jasa Tirta II, pada Minggu per pukul 08.00 WIB.

"TMA sungai Citarum tercatat berada di angka 12,00 meter di atas permukaan laut (mdpl) dengan status Siaga 1. Sedangkan TMA Sungai Cibeet berada di angka 19,30 mdpl, juga dengan status Siaga 1," katanya.

Kondisi tersebut dipengaruhi oleh intensitas hujan yang cukup tinggi. Sejak Sabtu malam (17/1) hingga Minggu ini hujan masih turun di sekitar wilayah Karawang.

(lir/lir)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |