Satpol PP Bongkar 25 Bangunan Liar di Depok, 10 Diduga Tempat Kopi Pangku

2 hours ago 1

Jakarta -

Satpol PP Kota Depok membongkar 25 bangunan liar di Tapos, Depok, Jawa Barat (Jabar). Dari 25 bangunan liar itu, 10 di antaranya diduga menjadi tempat 'kopi pangku'.

Penertiban bangunan semipermanen itu dilakukan siang ini di Exit Tol Cimanggis, Tapos. Penindakan dilakukan bersama Polres Metro Depok, Kodim 05/08, Kejaksaan Negeri Depok, Dinas Perhubungan Depok, dan aparatur Kecamatan Tapos.

"Ya, penertiban hari ini kami melaksanakan sesuai standar operasional. Lebih kurang 25 bangli (bangunan liar) ya, dan bangunan yang melanggar trotoar dan juga saluran air. Alhamdulillah semuanya berjalan dengan kondusif," kata Kabid Trantibum dan Pamwal Satpol PP Depok, Raden Agus Mohammad, kepada wartawan, Kamis (23/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agus menyebut sebanyak 10 bangunan liar diduga menjadi lokasi 'kopi pangku', yakni warung kopi yang pelayannya memberikan layanan pengunjung untuk duduk di pangkuan. Kopi pangku biasanya beroperasi malam hari dengan penerangan redup, musik keras, dan sering diduga menjadi tempat prostitusi terselubung.

"Lebih kurang lokasi yang disinyalir ya, diduga menjadi tempat yang tadi bapak dan ibu tanyakan ada lebih kurang ada 10-anlah ya. Sepuluh yang memang disinyalir kalau truk-truk beristirahat menepi di Jalan Raya Boulevard Emerald itu," ucapnya.

Agus menjelaskan bangunan semi permanen di lokasi 'kopi pangku' ini sudah ditertibkan sejak 2024. Penindakan kali ini dilakukan berupa bangunan yang berada di atas tanah negara hingga saluran air.

"Kami sudah pernah menertibkan pada tahun 2024, ya, tapi tidak sebanyak ini. Nah, sekarang kita menertibkan selain bangli, tapi juga ada bangunan yang melanggar di atas saluran air dan tanah negara, saluran drainase atau trotoar, ya. Sehingga dengan adanya kolaborasi ini membuat pejalan kaki nyaman," ujarnya.

Agus memastikan pihaknya akan melakukan patroli rutin usai penertiban. Hal itu dilakukan untuk mencegah bangunan liar itu dibangun kembali oleh pihak-pihak pelanggar.

"Kami nanti ada pascapenertiban, insyaallah nanti minggu-minggu ini ada atau minggu depan, insyaallah ada pasca-penertiban dan kita rutin melakukan patroli. Nanti kita menggerakkan patroli dan juga Satpol PP yang dalam hal ini tim BKO yang ada di Kecamatan Tapos dan Kecamatan Cimanggis," imbuhnya.

(dvp/fas)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |