Polisi: Terpal yang Ditemukan Tim SAR Bukan dari Kapal Rombongan Jurnalis

3 hours ago 2

Banten -

Polda Banten telah mengidentifikasi sejumlah barang temuan, yang ditemukan oleh tim SAR gabungan saat mencari 8 orang yang hilang di sekitar Gunung Anak Krakatau. Polisi memastikan, terpal yang ditemukan tim SAR gabungan pada pencarian keenam, bukan berasal dari rombongan yang hilang.

"Terpal yang ditemukan memiliki ukuran sekitar panjang 12 meter dan lebar 3,5 meter serta mengeluarkan bau amis ikan. Sementara KM Arupadhatu I memiliki panjang 7,52 meter, lebar 2,01 meter, dan kedalaman 0,90 meter. Untuk bagian atap penumpang berukuran sekitar 2 meter, kapal menggunakan bahan plastik Orchid berwarna biru, bukan terpal plastik polyester atau PVC," kata Kabidhumas Polda Banten Kombes Maruli Ahiles Hutapea, Senin (14/9/2026).

Maruli menjelaskan, KM Arupadhatu I dan KM Arupadhatu II memang memiliki terpal plastik yang digunakan sebagai penutup dua mesin tempel. Terpal tersebut berukuran sekitar 2x2 meter, berwarna biru-oranye bolak-balik dan bertulisan '4M A12 royal crown tech by Korea + UV'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

(Polisi mengidentifikasi terpal yang ditemukan tim SAR. Dok istimewa)Polisi mengecek terpal yang ditemukan tim SAR. (Dok. Istimewa)

"Terpal tersebut tidak dibawa KM Arupadhatu I saat berlayar pada Senin (7/9), melainkan disimpan di KM Arupadhatu II," katanya.

Maruli mengatakan polisi juga mengidentifikasi satu buah galon. Ia belum bisa memastikan apakah galon ini memiliki kaitan dengan kapal yang ditumpangi oleh lima jurnalis, dua ABK, dan satu guide.

"Untuk botol galon plastik bertuliskan AQUA, berdasarkan keterangan yang diperoleh, air minum yang biasa tersedia di kapal apabila menginap di laut menggunakan air mineral kapasitas 15 liter merek Le Minerale. Sementara terkait apakah pada pelayaran 7 September 2026, kapal membawa botol galon sebagai tempat penyimpanan air minum, belum dapat dipastikan," jelasnya.

Diketahui sebelumnya, pada hari ke-6 pencarian, Tim SAR gabungan menemukan terpal, life jacket, dan satu galon.

"Dua terpal, tiga jaket warna oranye, dan satu galon," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, di Pos SAR gabungan di Carita, Pandeglang, Minggu (13/9/2026).

Al Amrad mengatakan KRI Teluk Gilimanuk pada pukul 08.55 WIB menemukan life jacket dan satu botol di perairan Pulau Sangiang. Terpal ditemukan oleh RIB 02 Lampung di sekitar Pulau Sebesi.

KAL Anyer juga menemukan life jacket di perairan Legok Belimbing, Lampung. Sedangkan KM Bima menemukan life jacket pada pukul 09.58 WIB di sekitar Pulau Rakata.

(yld/yld)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |