Jakarta -
Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) mengapresiasi Polda Banten dalam Operasi Ketupat Maung 2026. Menurutnya, ada peningkatan jumlah kendaraan, tapi terjadi penurunan angka kecelakaan.
Direktur Lemkapi Edi Saputra Hasibuan menyampaikan bahwa mayoritas masyarakat, yakni 94,3 persen, puas terhadap kinerja Polri dalam pengamanan arus mudik dan balik.
"Sebanyak 94,3 persen masyarakat puas terhadap kinerja Polri dalam pengamanan arus mudik dan balik. Di wilayah hukum Polda Banten, meski terjadi peningkatan kendaraan 6% dan penumpang 5%, kecelakaan lalu lintas turun 58% dan pelanggaran menurun 69%," ujar Edi dikutip, Jumat (17/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Edi, penurunan kecelakaan merupakan efek dari berkurangnya pelanggaran lalu lintas. Kondisi itu membuat mudik berjalan lancar.
"Tingkat kecelakaan lalu lintas menurun, disertai dengan berkurangnya jumlah pelanggaran, menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berkendara, sehingga arus lalu lintas menjadi lebih lancar tanpa antrean," jelasnya.
Lemkapi pun memberikan penghargaan Presisi Award, yang diberikan di Mapolda Banten pada Kamis (16/4). Lemkapi memberikan penghargaan itu atas dedikasi dan loyalitas Direktorat Lalu Lintas Polda Banten dalam pelayanan kepada masyarakat saat mudik Lebaran tahun 2026.
"Penghargaan ini untuk seluruh personel Ditlantas Polda Banten yang telah bekerja dengan dedikasi dalam melayani masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Dirlantas Polda Banten Kombes Arief Kurniawan menyebut penghargaan tersebut menjadi pemicu dan penyemangat untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Penghargaan ini menjadi pemicu dan penyemangat bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ucapnya.
Arief mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang telah diberikan kepada Ditlantas Polda Banten.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak Lemkapi yang telah memperhatikan kerja keras kami dengan memberikan penghargaan atas suksesnya pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026," katanya.
(aik/whn)


















































