KPKP DKI Sebut Ikan Sapu-sapu yang Ditangkap Dipastikan Mati Sebelum Dikubur

5 days ago 3

Jakarta -

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta mengungkap cara penanganan ikan sapu-sapu hasil operasi pembersihan di sejumlah wilayah aliran sungai di Jakarta. Ikan tersebut dipastikan dalam kondisi mati sebelum dikubur.

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan A Sidabalok, mengatakan langkah tersebut dilakukan karena ikan sapu-sapu memiliki kemampuan bertahan hidup yang tinggi.

"Karena ikan tersebut mempunyai kemampuan tinggi untuk bertahan hidup, jadi dipastikan dulu mati baru dikubur," kata Hasudungan saat dimintai konfirmasi, Senin (13/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan, penguburan juga dilakukan di lokasi yang representatif. Hal ini untuk menghindari bangkai ikan dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Serta diupayakan tempat penguburannya di lokasi yang representatif agar bangkai ikan tersebut tidak disalahgunakan," ujarnya.

Hasudungan memastikan ikan sapu-sapu hasil tangkapan di Kali Cideng, tepatnya di depan Plaza Indonesia beberapa waktu lalu, telah dikubur.

Menurut dia, rencana awal lokasi penguburan berada di lahan milik DPKP, yakni di Pusat Promosi Inspeksi dan Sertifikasi Hasil Perikanan di kawasan Ciganjur. Namun, karena jumlah tangkapan tidak terlalu banyak, penguburan dilakukan di lokasi terdekat.

"Yang dapat hanya sedikit, jadi dikuburkan di lokasi terdekat, yaitu di bantaran Kali Kanal Barat (BKB) Ciliwung, Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang," jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta meminta agar operasi pembersihan ikan sapu-sapu diperluas. Menindaklanjuti hal tersebut, KPKP saat ini masih melakukan konsolidasi dengan wilayah terkait penentuan titik operasi berikutnya.

"Ada, sekarang lagi kami persiapkan dengan wilayah. Nanti kami kabari jadwalnya," imbuhnya.

Lihat juga Video: Pramono Instruksikan Pembersihan Ikan Sapu-sapu di Seluruh Jakarta

(bel/yld)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |