Jakarta -
Basarnas mengungkap penyebab Kapal Virgo Transport 8 miring hingga terbalik saat mengalami kecelakaan di Laut Jawa. Basarnas mengungkap kapal yang sedang dalam perjalanan dari Surabaya, Jawa Timur ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan itu dihantam ombak.
"Disampaikan oleh nahkoda Kapal Virgo tersebut terkait kejadian kemiringan kapal, ini juga akibat dari hantaman ombak dari lambung kanan. Ini info yang kami dapatkan langsung dari kapten Kapal Virgo tersebut dalam operasi pencarian, khususnya yang kapal hilang kontak maupun kapal tenggelam," kata Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso di Jakarta, dilansir Antara, Senin (14/9/2026).
Hal itu diketahui berdasarkan informasi dari Kapten Kapal Virgo. Edy mengatakan hantaman ombak itu mengakibatkan kapal miring sekitar 2 hingga 3 derajat. Kemudian, proses kemiringan kapal itu berlangsung cepat akibat dihantam ombak lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun ada ombak lagi yang mengakibatkan kapal ini lebih miring dan ini prosesnya cepat sekali, kurang lebih 10 sampai 15 menit kapal itu langsung miring," katanya.
Ia menjelaskan, berdasarkan data di kapal Virgo, ada 243 penumpang yang dimuat, di mana 213 adalah penumpang dan 30 adalah kru kapal. Hal itu yang menjadi dasar dalam proses operasi pencarian dan pertolongan.
Basarnas memastikan terus memaksimalkan upaya-upaya untuk mengevaluasi dan menyelamatkan korban kapal Virgo, khususnya penumpang yang masih dalam pencarian sejumlah 129 tersebut, dengan memaksimalkan unsur-unsur yang sekarang ini berada di lapangan, baik itu unsur laut maupun udara.
6 Orang Tewas, 129 Masih Dicari
Sebelumnya, berdasarkan data dari Basarnas dan Kemenhub, ada 114 korban yang telah dievakuasi. Dikutip dari situs resmi Kemenhub, Senin (14/9/2026), data manifes menunjukkan kapal itu membawa total 243 orang yang terdiri dari 30 kru, 27 mitra kerja kapal, 59 penumpang dewasa, satu anak-anak, 126 sopir dan kernet beserta 89 unit muatan kendaraan.
Dilansir Antara, Menhub Dudy Purwagandhi menyebut ada 114 orang yang telah dievakuasi. Korban yang dievakuasi terdiri dari 108 orang selamat dan enam orang tewas.
"Total yang sudah ditemukan adalah 114 orang, dengan rincian 108 yang selamat dan enam yang meninggal dunia," kata Menhub Dudy dalam konferensi pers di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
(yld/imk)


















































