KAI Tuntut Ganti Rugi Pengemudi yang Mobilnya Tertemper KA di Bogor

5 hours ago 1

Bogor -

KAI Commuter buka suara terkait insiden mobil Toyota Innova yang tertemper KRL rute Bogor-Jakarta Kota di perlintasan sebidang di kawasan Soleh Iskandar, Kota Bogor. KAI Commuter menuntut ganti rugi kepada pengemudi mobil atas insiden tersebut.

"KAI Commuter akan lakukan koordinasi dengan pihak berwenang untuk melanjutkan untuk proses hukumnya dan meminta ganti rugi kepada pengendara roda empat tersebut atas kejadian temperan yang mengakibatkan kerusakan sarana KRL dan keterlambatan perjalanan Commuter Line ini," ujar Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (3/4/2026).

KAI Commuter mengingatkan kembali bahwa sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, pengguna jalan raya wajib mendahulukan kereta api yang akan melintas. Mengacu pada Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Pasal 114, disebutkan bahwa pengemudi kendaraan wajib berhenti ketika sinyal sudah berbunyi dan palang pintu KA sudah mulai ditutup, serta wajib mendahulukan kereta api yang akan melintas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Berhenti saat sinyal sudah berbunyi atau saat palang perlintasan mulai bergerak, serta tertib dalam berkendara. Berikan hak utama kepada kereta yang akan melintas," kata Leza.

Kerusakan Pada KRL

Kecelakaan yang melibatkan KA Commuter Line Bogor Np.1157 (Bogor-Jakarta Kota) itu terjadi di perlintasan sebidang resmi no.27 antara Stasiun Bogor dan Stasiun Cilebut pada Jumat, (3/4) sekitar pukul 04.00 WIB.

Imbas dari insiden temperan ini, tersebut Commuter Line Bogor no.1157 mengalami kerusakan pada saluran pipa angin di sistem pengereman, sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanannya untuk layanan pengguna, dan ditarik kembali ke Stasiun Bogor untuk dilakukan perbaikan.

"Temperan tersebut tidak menimbulkan korban dari pengguna maupun petugas masinis KRL," imbuh Reza.

Kejadian tersebut juga mengakibatkan lintas jalur Bogor-Cilebut sementara tidak bisa dilalui perjalanan kereta dari kedua arah selama proses evakuasi.

"Selanjutnya pukul 05.30 WIB, proses evakuasi dan pemeriksaan jalur rel selesai dilakukan dan dinyatakan aman untuk dilalui kembali oleh perjalanan kereta," tambahnya.

Perjalanan KRL Terganggu

Selama proses evakuasi tersebut juga menyebabkan keterlambatan dan pembatalan 2 perjalanan Commuter Line Bogor pada pagi hari ini. Untuk menekan keterlambatan, hingga pukul 10.00 WIB ini, KAI Commuter lakukan rekayasa pola operasi pada 10 perjalanan Commuter Line Bogor yang perjalannya diatur hanya sampai Stasiun Bojonggede dan Stasiun Depok untuk kembali ke Jakarta Kota.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, pengemudi mobil Toyota Innove diketahui melarikan diri usai kecelakaan tersebut.

Lihat juga Video Truk Tertemper KA Bandara, Jalur Tangerang-Duri Disetop Sementara

(mea/dhn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |