Ikan Sapu-sapu Dibasmi, Komisi D DPRD DKI Singgung Dipakai Pedagang Makanan

10 hours ago 4

Jakarta -

Penangkapan ikan sapu-sapu di Jakarta dilakukan secara serentak Jumat kemarin dan total seberat 6,9 ton berhasil ditangkap. Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ida Mahmudah yakin pembasmian ikan sapu-sapu itu lantaran Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengetahui ikan sapu-sapu kerap dijadikan bahan makanan oleh pedagang.

"Saya mempunyai keyakinan pak gubernur mulai mengetahui bahwa banyak pedagang, pedagang apalah gitu ya saya enggak perlu sebutkan untuk menggunakan ikan sapu-sapu," ujar Ida saat dihubungi, Sabtu (18/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ida menyebut ikan sapu-sapu masih belum aman untuk dikonsumsi. Dia mengatakan ikan sapu-sapu bisa mempengaruhi populasi ikan lainnya di kali.

"Ikan sapu-sapu ini memang ada gizinya tapi satu hal tidak disarankan oleh kesehatan untuk dikonsumsi karena apa bisa keracunan, bisa mual diare gitu ya muntah-muntah gitu nah itu akhirnya tidak disarankan untuk dikonsumsi," katanya.

"Memang ini ikan sapu-sapu kan cepat sekali besar seharusnya kalau ikan sapu ini bermanfaat kalau kita taruh di dalam kolam ikan gitu untuk bersih-bersih kotoran tapi memang karena ini adanya di tempat kali yang memang umum, yang dikhawatirkan itu adalah untuk dikonsumsi oleh warga kita," tambahnya.

Lebih lanjut, Ida yakin bahwa Pemprov DKI bisa memaksimalkan upaya ini untuk lingkungan yang lebih maju.

"Nah adanya bersih-bersih ini saya punya keyakinan bahwa Pemda sudah punya pemikiran untuk mau dibuang atau dikemanakan oleh sapu-sapunya agar tidak dikonsumsi oleh masyarakat itu," katanya.

Sebelumnya, penangkapan ikan sapu-sapu dilakukan secara serentak di lima wilayah DKI Jakarta. Total terdapat 68.800 ikan sapu-sapu seberat 6,9 ton yang ditangkap untuk dimusnahkan.

"Berdasarkan data yang dihimpun, total ikan sapu-sapu yang ditangkap mencapai 68.880 ekor dengan berat sekitar 6,98 ton," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta adalah Hasudungan A Sidabalok saat dimintai konfirmasi, Jumat (17/4).

Ia mengatakan wilayah dengan hasil tangkapan terbesar adalah Jakarta Selatan (Jaksel), yakni sebanyak 63.600 ekor dengan berat mencapai 5,3 ton. Penangkapan dilakukan di kawasan Pintu Air Outlet Setu Babakan, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa.

Sementara itu, di Jakarta Timur (Jaktim) tercatat 4.128 ekor ikan dengan berat 825,5 kg yang ditangkap di 10 titik kecamatan. Di Jakarta Pusat (Jakpus), petugas menangkap 536 ekor dengan berat 565 kg di tujuh titik kecamatan.

Untuk wilayah Jakarta Utara (Jakut), sebanyak 545 ekor ikan dengan berat 271 kg berhasil diamankan dari saluran penghubung RW 06, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading.

"Sedangkan di Jakarta Barat, 71 ekor ikan dengan berat 17 kg ditangkap di Kali Anak TSI, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng," ungkapnya.

(azh/idn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |