Jakarta -
Publik belum lama ini dihebohkan dengan challenge hafalan Al-Quran ditukar minuman keras (miras) gratis di konser The Sounds Project, kini netizen dibuat geram oleh aksi seorang wanita penyanyi. Vokalis band berinisial C itu menuai kecaman karena pose 'gaya takbir' di konser yang sama.
Tangkapan foto di media sosial menunjukkan wanita tersebut tengah bersimpuh di atas panggung dengan tangan ke atas. Dia juga tampak memegang mikrofon di atas panggung.
Aksi sang penyanyi itu menimbulkan keriuhan di media sosial. Baru-baru ini, dia dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh seorang pengacara, Muhammad Dimas Saputra.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terbaru, vokalis berinisial C itu telah menyampaikan klarifikasi melalui unggahannya di media sosial. Dia juga menyampaikan permintaan maaf atas unggahan fotonya tersebut.
Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pihaknya telah menerima laporan itu. Laporan teregistrasi dengan nomor LP/B/5998/VIII/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.
"Laporan tersebut berkaitan dengan unggahan di media sosial yang diduga bermuatan penghinaan terhadap agama," kata Budi Hermanto, kepada wartawan, Jumat (14/8/2026).
Laporan tersebut dilayangkan pada tanggal 13 Agustus 2026 kemarin. Vokalis inisial C itu dilaporkan dengan Pasal 300 dan/atau 301 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
"Saat ini laporan tersebut telah diterima dan selanjutnya akan ditindaklanjuti sesuai prosedur untuk mendalami peristiwa yang dilaporkan serta menentukan langkah hukum berikutnya," imbuh Budi.
Permintaan Maaf Vokalis
Dalam unggahannya di Threads, C menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf atas postingannya di akunnya. Ia mengaku bahwa postingan tersebut dibuat semata-mata sebagai bentuk rasa syukur dan ungkapan kebahagiaan pribadi karena suatu pencapaian yang selama ini ia impikan, yaitu dapat berkesempatan bermain dalam sebuah konser sebesar acara tersebut.
"Bagi saya, sebagai seorang musisi. kesempatan untuk tampil dalam acara sebesar itu merupakan pencapaian yang sangat berarti dan menjadi sesuatu yang diidam-idamkan oleh banyak musisi yang sedang merintis perjalanan kariernya," kata C.
C mengaku tidak bermaksud melakukan penistaan atau pelecehan terhadap suatu agama. Namun, ia menyadari postingan tersebut telah menimbulkan kegaduhan dan ia pun menyampaikan permohonan maaf.
"Apabila postingan tersebut menimbulkan penafsiran yang berbeda dan kemudian menimbulkan kegaduhan, saya dengan tulus memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul dan memastikan bahwa hal serupa tidak akan saya ulangi di kemudian hari," pungkasnya.
Saksikan Live DetikSore:
(rdh/mea)

















































