TNI Evakuasi 2 Jenazah Warga yang Ditembak OPM di Yahukimo

5 hours ago 1

Jakarta -

Prajurit Koops TNI Habema mengevakuasi dua jenazah warga yang ditembak OPM Kodap XVI/Yahukimo pimpinan Kopitua Heluka. Korban ditemukan di sekitar Jalan Trans Papua, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M Wirya Arthadiguna, mengatakan operasi dilaksanakan dengan melibatkan beberapa personel yang terbagi dalam unsur evakuasi dan pengamanan, proses evakuasi dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian mengingat medan pegunungan cuaca, debit sungai serta situasi keamanan yang masih berpotensi membahayakan.

"Lokasi jenazah diketahui telah berpindah ke bawah Jembatan Kali Ahom, tidak jauh dari ruas Jalan Trans Papua yang menjadi lokasi terjadinya aksi penembakan," kata Letkol Wirya dalam keterangannya, Jumat (24/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada saat tim evakuasi bergerak menuju lokasi jenazah, keberadaan OPM sempat terdeteksi. Dia mengatakan sempat terjadi kontak tembak antara TNI dengan kelompok tersebut yang berada di sekitar area kejadian.

"Meski demikian, personel Koops TNI Habema tetap mengutamakan keselamatan seluruh anggota tim dan memastikan proses evakuasi dapat dilanjutkan," ucap dia.

Wirya mengatakan, setelah situasi berhasil dikendalikan dan dinyatakan aman, personel Koops TNI Habema berhasil mengevakuasi dua jenazah korban. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Dekai guna menjalani proses identifikasi sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

"Sementara satu orang perempuan dari Suku Unaukam hingga saat ini masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan," ucap dia.

Berdasarkan laporan lapangan, satu orang yang diduga anggota OPM dilaporkan tewas. Dia menambahkan bawha seluruh personel TNI berhasil menyelesaikan operasi tanpa korban.

Letkol Wirya Arthadiguna menegaskan bahwa proses evakuasi merupakan bentuk kepedulian negara terhadap setiap warga yang menjadi korban kekerasan.

Sementara itu, Pangkoops TNI Habema Mayjen TNI Yudha Airlangga beserta jajaran menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan.

"Kehilangan orang-orang tercinta akibat tindak kekerasan merupakan luka yang mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Papua yang mendambakan kehidupan yang aman dan damai," kata Mayjen TNI Yudha Airlangga.

Koops TNI Habema menekankan perlindungan terhadap masyarakat Papua akan selalu menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas. Bersama seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, dan aparat keamanan, Koops TNI Habema akan terus berkomitmen menjaga stabilitas keamanan sebagai fondasi bagi terwujudnya Papua yang aman, damai, dan sejahtera.

(lir/idn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |