Tercemar Kali Bekasi Berujung Sanksi ke 4 Jasa Laundry di Bogor

7 hours ago 2
Jakarta -

Pencemaran kembali terjadi di Kali Bekasi. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) pun menyegel empat usaha laundry di wilayah hulu, Kabupaten Bogor, yang diduga menjadi penyebab pencemaran.

Dalam video yang beredar di media sosial (medsos), dilihat Kamis (20/8/2026), tampak busa banyak menutupi bagian permukaan dari Kali Bekasi. Selain itu, air di Kali Bekasi yang berada di Kota Bekasi tersebut terlihat menghitam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga melaporkan bau tak sedap juga menyeruak dari air kali tersebut. Peristiwa ini menjadi kejadian kesekian kali soal dugaan pencemaran yang terjadi di Kali Bekasi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Kiswatiningsih, mengatakan penanganan atas tercemarnya Kali Bekasi dilakukan pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan pemerintah daerah melalui dinas lingkungan hidup (DLH).

"Saat ini penanganan pencemaran Kali Bekasi dilakukan oleh KLH melibatkan DLH Kab Bogor, DLH Kota Bekasi, DLH Prov Jabar," kata Kiswatiningsih, Kamis (20/8/2026).

Perusahaan daerah air minum (PDAM) Kota Bekasi, Tirta Patriot, turut mengunggah kondisi air Kali Bekasi yang diduga tercemar. Dalam video yang diunggah, tampak perubahan warna pada Kali Bekasi cukup luas dampaknya.

"Sehubungan dengan kondisi Air Baku dari Kali Bekasi mengalami Penurunan Kualitas Baku Mutu, sehingga berdampak pada Produksi di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Teluk Buyung, dan suplai air bersih kepada pelanggan Perumda Tirta Patriot menjadi tidak maksimal," kata Tirta Patriot di akun Instagram @tirtapatriot.

KLH Segel 4 Laundry

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) pun menyelidiki pencemaran tersebut. KLH menyegel 4 usaha jasa penatu alias cuci (laundry) di Kabupaten Bogor, Jabar.

"KLH melakukan penyegelan terhadap 4 perusahaan jasa laundry (bagian dari kegiatan industri tekstil semuanya di wilayah Kabupaten Bogor) yang memiliki potensi pencemaran air," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Kiswatiningsih, Kamis (20/8).

Empat usaha laundry itu disegel KLH pada Selasa (18/8). Dugaan pencemaran itu terjadi di wilayah hulu Kali Bekasi.

KLH Cari Pihak Lain

Pada hari ini hingga Jumat (21/8) besok, KLH akan mengawasi lebih dalam terhadap 4 perusahaan jasa laundry tersebut. Tidak tertutup kemungkinan akan ada pihak lain yang ditindak terkait pencemaran aliran air ini.

"Hari ini tim PPKL KLH didampingi PPLH DLH Kota Bekasi dan Tim Katak turun untuk penyusuran kembali. Sedang dilakukan penelusuran kembali hari ini," kata dia.

Kiswatiningsih mengatakan penanganan atas tercemarnya Kali Bekasi dilakukan pemerintah pusat melalui KLH dan pemerintah daerah melalui DLH.

"Saat ini penanganan pencemaran Kali Bekasi dilakukan oleh KLH melibatkan DLH Kab Bogor, DLH Kota Bekasi, DLH Prov Jabar," katanya.

Dia mengatakan Tim Pengawas KLH melakukan pengumpulan data dan informasi (puldasi) pada Rabu-Sabtu (12-15/8) lalu. Tim juga mengambil sampel air limbah pada upstream dan downstream Sungai Cileungsi serta outfall 4 perusahaan.

Simak juga Video 'Warga Cikarang Pakai Air Kali Penuh Sampah untuk Mandi-Cuci Baju':

(amw/amw)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |