Sopir Angkot Bekasi Demo Tutup Jalan karena Protes Ada Trans Beken

3 hours ago 4

Kota Bekasi -

Sejumlah sopir angkutan perkotaan (angkot) yang berdemonstrasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Bekasi, telah membubarkan diri. Mereka sempat menutup jalan untuk memprotes kebijakan operasional Bus Trans Bekasi Keren (Beken).

"Ya, alhamdulillah sudah aman, massa sudah bubar. Demo protes Trans Bekasi Keren, tapi sudah aman," kata Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota, AKP Suparyono, Kamis (12/2/2026).

Massa membubarkan diri setelah bertemu dan menyampaikan aspirasi ke perwakilan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. Dilaporkan kondisi lalu lintas di Jalan Jenderal Ahmad Yani berangsur normal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya (massa bubar) setelah audiensi dengan Asda Pemkot, yang dihadiri juga pak Wakapolres," katanya.

Polisi Minta Massa Buka Jalan-Fasilitasi Audiensi

Jajaran Polres Metro Bekasi Kota melakukan pelayanan dan pengawalan terhadap aksi demo sejumlah sopir angkot yang tergabung dalam DPC Organda Kota Bekasi di depan Stadion Patriot Candrabhaga. Para sopir protes terhadap kebijakan operasional Bus Trans Beken.

Sopir angkot yang demo di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Bekasi telah membubarkan diri. Mereka protes kebijakan operasional Bus Trans Bekasi Keren (Beken). (dok Istimewa)Petugas Polres Metro Bekasi Kota turun melakukan negosiasi humanis dengan para koordinator lapangan (korlap) sopir angkot (dok Istimewa)

Massa aksi yang membawa armada dari berbagai trayek (K-02, K-07, K-10, K-11, K-25, dan K-30) sempat melakukan aksi parkir di pinggir jalan hingga penutupan sebagian akses Jalan Jenderal Ahmad Yani. Aksi ini mengakibatkan arus lalu lintas di jantung Kota Bekasi sempat tersendat.

Petugas Polres Metro Bekasi Kota turun melakukan negosiasi humanis dengan para koordinator lapangan (korlap). Melalui komunikasi yang persuasif, dan berhasil meyakinkan massa untuk membuka kembali akses jalan bagi masyarakat umum dan memfasilitasi perwakilan sopir untuk melakukan audiensi langsung dengan Pemkot Bekasi.

"Fokus utama kami adalah menjamin hak penyampaian aspirasi berjalan lancar tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat luas pengguna jalan. Kami bersyukur para perwakilan supir bersedia menempuh jalur dialog di Kantor Pemkot," ujar Kabag Ops Polres Metro Bekasi Kota Kompol Agus Rohmat.

Audiensi yang berlangsung di Kantor Pemerintah Kota Bekasi dihadiri Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Davis Busin Siswara, Asda II Inayatulloh, Kadishub Kota Bekasi Zeno Bachtiar, Kabagops Polres Metro Bekasi Kota Kompol Agus Rohmat, serta jajaran pengurus DPC Organda. Dalam pertemuan tersebut, dihasilkan kesepakatan.

Sopir angkot yang demo di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Bekasi telah membubarkan diri. Mereka protes kebijakan operasional Bus Trans Bekasi Keren (Beken). (dok Istimewa)Melalui komunikasi yang persuasif, dan berhasil meyakinkan massa untuk membuka kembali akses jalan bagi masyarakat umum dan memfasilitasi perwakilan sopir untuk melakukan audiensi langsung dengan Pemkot Bekasi. (dok Istimewa)

Setelah mendengarkan hasil audiensi, massa aksi secara perlahan membubarkan diri dengan tertib. Petugas kepolisian dari Sat Lantas dan Sat Samapta Polres Metro Bekasi Kota tetap bersiaga di lokasi hingga arus lalu lintas kembali normal sepenuhnya.

Kapolres Metro Bekasi Kota melalui Kabagops Kompol Agus Rohmat menyampaikan apresiasi kepada massa aksi yang telah menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Polri berkomitmen untuk terus menjadi jembatan komunikasi yang netral demi terciptanya suasana kondusif wilayah di Kota Bekasi.

(jbr/imk)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |