Jakarta, CNBC Indonesia - Selain pakaian dalam bekas, pakaian bekas lainnya mulai diburu pembeli di Pasar Senen. Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia, Senin (9/3/2026), lokasi sentra pakaian bekas Pasar Senen sudah mulai ramai sekitar pukul 11:30 WIB. Awalnya paling ramai di toko pakaian dalam bekas yang berada dekat dengan eskalator.
Namun, toko yang menjual kaus biasa bekas juga mulai ramai dikunjungi. Toko ini ramai karena menawarkan harga satuan yang cukup murah yakni Rp35.000. Bahkan, dengan harga Rp35.000, sudah bisa mendapatkan kaus bermerek seperti Uniqlo, H&M, Adidas, Nevada, dan lain-lain.
Tak hanya itu saja, toko penjual celana panjang bekas dan aneka kemeja wanita bekas juga tampak mulai ramai. Nano, pedagang di toko LJ mengungkapkan kaus bekasnya ramai diburu pembeli.
"Iya, sudah mulai ramai, sebenarnya sejak Jumat lalu ya sudah mulai ramai, tapi hari ini makin ramai," kata Nano saat ditemui CNBC Indonesia, Senin (9/3/2026).
Bahkan, Ia memprediksi pembeli makin ramai saat mendekati hari raya Lebaran.
"Biasanya seminggu sebelum hari raya, itu membludak, ya semoga saja masih seperti itu," lanjutnya.
Foto: (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)
Keramaian sentra pakaian bekas Pasar Senen, Senin (9/3/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)
Ramainya pembeli pun membuat penjualan kaus naik hingga 20%.
"Ya lumayan, mulai ada kenaikan penjualan, walaupun ya masih 20%," ujarnya.
Senada dengan Nano, Rendi, pedagang celana panjang juga mulai merasakan dampak dari ramainya pembeli.
"Alhamdulillah, sudah lumayan lah ya, ada kenaikan 10% gitu," kata Rendi.
Di tokonya, harga celana panjang dibanderol Rp35.000 untuk semua jenis.
"Rp35.000 saja untuk 1 celana panjang, apa saja," ucapnya.
(chd/wur)
Addsource on Google


















































