Pemkot Depok Ungkap Alasan Trotoar Ambles di Sawangan Belum Diperbaiki

4 hours ago 1
Depok -

Trotoar di Jalan Raya Sawangan, Depok, Jawa Barat (Jabar), ambles dan belum diperbaiki hingga saat ini. Pemerintah Kota (Pemkot) Depok pun menyampaikan permohonan maaf terkait kondisi tersebut.

"Mohon maaf ya ada keterlambatan, tapi kita sudah anggarkan dan sudah ada pemenang tendernya, cuma memang kita belum berkontrak," ujar Kadis PUPR Yodi Joko dalam keterangannya, Kamis (17/9/2026).

Yodi mengungkapkan alasan hingga saat ini trotoar itu belum diperbaiki. Dia mengatakan Pemkot Depok sudah berkonsultasi ke BPKP mengenai hal ini

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi di kesempatan ini saya sampaikan kita sudah berkonsultasi ke Inspektorat dan ke BPKP. Kita lagi melakukan potret awal dulu untuk kemudian menetapkan status kejadian kemarin, apakah termasuk force majeure atau tidak," katanya.

"Makanya kita belum melakukan kontrak meskipun sudah ada pemenangnya, seperti itu," tambahnya.

Dia memastikan, setelah ada perkembangan mengenai kontrak pemenang tender, Pemkot Depok segera memperbaiki terowongan itu.

"Nanti kita tunggu dari Inspektorat bagaimana perkembangannya. Setelahnya kita bisa lakukan tindakan-tindakan sesuai dengan ketentuan ke depannya nanti yang diatur oleh kontrak dan sebagainya," ungkapnya.

Dia menjelaskan perbaikan trotoar ini memang butuh konsultasi dengan sejumlah pihak. Menurutnya, jika semua pihak sudah menyepakati perbaikan ini, trotoar itu langsung diperbaiki.

"Ya, setelah kami berkonsultasi, memang harus ditentukan dulu statusnya. Jadi apakah ini termasuk force majeure atau bukan, dan lain sebagainya. Nanti kita coba konsultasi ke Inspektorat dulu, nanti Inspektorat memberikan fatwanya seperti apa, nanti baru kita tindak lanjuti," ucapnya.

Setahun Dibangun Sudah Ambles

Diketahui, trotoar di Jalan Raya Sawangan, Depok, Jawa Barat (Jabar), ambles. Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menggelontorkan Rp 1 miliar untuk memperbaiki trotoar yang baru setahun digunakan tersebut.

"Trotoar ini merupakan bagian dari proyek penataan Kali Cabang Tengah yang dikerjakan pada 2023 untuk tahap pertama dan Februari 2025 untuk tahap kedua, dengan total anggaran Rp 9,7 miliar," kata Kepala DPUPR Kota Depok Yodi Joko Bintoro, dilihat dari situs Pemkot Depok, Selasa (4/8).

"Perbaikan trotoar yang longsor dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 menggunakan dana BTT lebih dari Rp 1 miliar," tambahnya.

Yodi menjelaskan longsor yang terjadi menyebabkan material turap menutupi aliran Kali Cabang Tengah. Sehingga perlu segera ditangani agar tidak mengganggu fungsi saluran dan memicu dampak yang lebih luas.

Dia menyebut titik longsor memiliki panjang sekitar 60 meter dengan tinggi mencapai 3 meter. Saat ini, DPUPR Depok tengah menyelesaikan tahapan administrasi agar pekerjaan dapat segera dimulai sesuai jadwal.

Lihat juga Video Pengendara Nekat Lintasi Jembatan Ambles di Blitar

(dvp/zap)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |