PAM JAYA Pastikan Pasokan Air Baku Waduk Jatiluhur Aman hingga Akhir 2026

4 hours ago 2

Jakarta -

Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin bersama jajaran melakukan kunjungan kerja ke Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Peninjauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan keamanan pasokan air baku bagi warga Jakarta di tengah tekanan musim kemarau.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan PAM JAYA diterima dan didampingi jajaran pengelola Waduk Jatiluhur dari Perum Jasa Tirta II (PJT II), yaitu Direktur Usaha Didik Permadi Yoffana serta General Manager Wilayah IV Anom Soal Herudjito.

Arief menyampaikan kunjungan tersebut bertujuan memastikan suplai air baku dari Waduk Jatiluhur tetap aman sekaligus memantau langkah mitigasi yang telah disiapkan pengelola waduk. Saat ini, tinggi muka air waduk berada di ketinggian 96,34 meter di atas permukaan laut (Mdpl), turun dari posisi normal namun masih jauh di atas batas bawah operasi yaitu 87,5 Mdpl.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami ingin memastikan suplai air baku dari Jatiluhur dalam kondisi aman walaupun tetap waspada karena penurunan tinggi muka air saat ini berada di angka 96,3 Mdpl. Alhamdulillah, kami telah diyakini oleh jajaran PJT II bahwa berbagai langkah mitigasi telah dilakukan untuk menjaga volume air yang masih aman untuk disuplai ke Jakarta," ujar Arief dalam keterangan tertulis, Senin (31/8/2026).

Sementara itu, Didik menjelaskan kondisi air saat ini masih dalam batas aman untuk memenuhi kebutuhan air baku, irigasi, serta kebutuhan industri hingga akhir 2026. Anom menambahkan, perhitungan kapasitas tampungan hingga 31 Desember 2026 menunjukkan:

  • Cadangan air tampungan: ±3,6 miliar meter kubik

  • Perkiraan aliran Sungai Citarum: ±1,97 miliar meter kubik

  • Sumber air setempat: ±374 juta meter kubik

  • Selisih lebih kebutuhan: ±976 juta meter kubik

Dengan demikian, cadangan air baku untuk suplai ke Jakarta hingga akhir tahun tergolong aman. Meski demikian, PAM JAYA dan PJT II sepakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan memantau perkembangan tinggi muka air secara berkala.

PAM JAYA mengandalkan Waduk Jatiluhur sebagai sumber air baku utama yang melayani kebutuhan air bersih sebagian besar warga Jakarta. Peninjauan langsung ke hulu sumber air baku tersebut menjadi bagian dari upaya pengendalian risiko dan menjaga keberlangsungan pelayanan air bersih di tengah perubahan cuaca dan musim kemarau.

(anl/ega)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |