Jakarta -
Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi mengapresiasi kinerja Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Balo'ta di Tana Toraja, Sulawesi Selatan, yang dinilai konsisten menjaga kualitas pengelolaan pembiayaan sekaligus memberikan manfaat bagi anggotanya.
Direktur Utama LPDB Koperasi, Krisdianto mengatakan, KSP Balo'ta merupakan salah satu koperasi tertua di Tana Toraja sekaligus mitra strategis LPDB Koperasi.
Krisdianto mengatakan bahwa KSP Balo'ta memiliki rekam jejak yang sangat baik dalam mengelola pembiayaan LPDB. Keberhasilan ini terbukti dari kepatuhan koperasi dalam mengembalikan pembiayaan serta pemanfaatan pembiayaan yang tepat sasaran sesuai tujuan program dana bergulir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan reputasi KSP Balo'ta selama ini kepada LPDB, baik dari sisi pinjaman yang diberikan maupun pengembaliannya, Balo'ta termasuk yang terbaik karena tidak pernah cacat dari sisi pengembalian maupun pemanfaatannya kepada anggota," ujar Krisdianto, dalam keterangan tertulis, Minggu (30/8/2026).
Ia menjelaskan kunjungan tersebut bertujuan untuk memantau langsung kinerja dan perkembangan KSP Balo'ta, sekaligus mengeksplorasi potensi penguatan koperasi ke depan.
Lebih lanjut, Krisdianto juga menerima informasi bahwa KSP Balo'ta secara mandiri turut mendampingi sekitar 40 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang tersebar di dua kabupaten di Tana Toraja.
Pendampingan tersebut mencakup sekitar 200 pengurus KDKMP, terutama dalam aspek tata kelola dan manajerial koperasi.
"Kami selaku perwakilan dan kepanjangan tangan dari Kementerian Koperasi menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas apa yang sudah dilakukan oleh Balo'ta," katanya.
Krisdianto menambahkan, kontribusi tersebut menjadi salah satu pertimbangan LPDB Koperasi untuk terus memberikan dukungan terhadap pengembangan usaha KSP Balo'ta.
Menurutnya, dukungan LPDB terhadap KSP Balo'ta tidak hanya berdampak pada penguatan koperasi penerima pembiayaan, tetapi juga berpotensi memperluas manfaat pembiayaan kepada anggota dan koperasi lain yang berada dalam ekosistemnya.
Telah Mendapat Pembiayaan Sekitar 10 Kali
Ketua KSP Balo'ta, Dedi Bongga mengatakan, pihaknya berterima kasih atas perhatian dan kunjungan LPDB Koperasi. Menurutnya, hubungan KSP Balo'ta dengan LPDB telah berlangsung selama sekitar satu dekade.
"Selama kurang lebih 10 tahun, kami secara bertahap diberikan bantuan modal kerja. Kurang lebih sudah 10 kali hingga saat ini," kata Dedi.
Dedi menjelaskan dukungan pembiayaan tersebut membantu KSP Balo'ta memperluas layanan kepada anggota, termasuk pelaku usaha kecil dan menengah. Saat ini, sekitar 15 ribu anggota telah mendapatkan fasilitas layanan koperasi.
Karena itu, KSP Balo'ta berharap dukungan pembiayaan dari LPDB Koperasi dapat terus berlanjut sehingga koperasi semakin mampu memberikan layanan pembiayaan kepada anggota.
"Ke depan kami tetap membutuhkan perhatian, bahkan bantuan pinjaman kepada anggota," lanjutnya.
Selain melayani anggota, KSP Balo'ta kini aktif mendampingi sekitar 40 pengurus KDKMP di dua kabupaten, dengan sekitar 200 pengurus yang mendapatkan pembinaan.
Dedi menyebut pendampingan tersebut merupakan bagian dari upaya KSP Balo'ta untuk ikut memperkuat kapasitas pengelola koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
Perkuat Sinergi KSP Balo'ta dan KDKMP
Krisdianto menilai kontribusi KSP Balo'ta melalui pembiayaan dan pendampingan semakin memperluas manfaat dana bergulir yang disalurkan LPDB Koperasi.
Ia menjelaskan bahwa pemanfaatan pembiayaan tidak hanya menyasar usaha reguler KSP Balo'ta, tetapi juga dapat mendukung ekosistem KDKMP.
Anggota KSP Balo'ta yang nantinya bergabung dalam KDKMP dapat memperoleh dukungan pembiayaan usaha. Produk yang dihasilkan nantinya berpotensi menjadi bagian dari rantai pasok untuk mengisi kebutuhan gerai KDKMP.
"Anggota Balo'ta yang notabene nantinya juga sebagai anggota KDKMP akan terbantu dengan pinjaman yang diberikan oleh Balo'ta yang berasal dari dana LPDB untuk membantu kegiatan usahanya," tuturnya.
Menurutnya, pola tersebut menciptakan sinergi antara KSP Balo'ta dan KDKMP, terutama dalam memperkuat kegiatan ekonomi anggota sekaligus membangun rantai pasok usaha di tingkat desa.
"Ini jelas menjadi sinergi yang sangat bagus antara KSP Balo'ta dengan KDKMP yang merupakan program strategis nasional dan program prioritas dari Kementerian Koperasi," pungkasnya.
(prf/ega)


















































