Lihat Pembinaan Napi Lapas Karawang, Irfan Hakim Teteskan Air Mata

1 day ago 8
Jakarta -

Artis sekaligus presenter Irfan Hakim mengaku mendapat pengalaman yang tak terlupakan usai mengunjungi LASKAR Farm (Sarana Asimilasi dan Edukasi/SAE) di Lapas Kelas IIA Karawang. Datang untuk melihat peternakan yang dikelola warga binaan, Irfan justru pulang dengan pelajaran tentang rasa syukur dan kesempatan kedua dalam hidup.

Didampingi Kepala Lapas Kelas IIA Karawang, Ma'ruf Prasetyo, Irfan berkeliling menyaksikan pemanfaatan lahan seluas tujuh hektare. Empat hektare digunakan sebagai area lapas, sementara tiga hektare lainnya dikembangkan menjadi kawasan produktif yang diisi peternakan, pertanian, perkebunan, hingga perikanan.

Sebagai pegiat peternakan, perhatian Irfan semula tertuju pada kandang-kandang ternak. Ia mengamati budidaya ayam KUB, peternakan domba Dorper dan Texel, penggemukan sapi, hingga proses penetasan telur yang dikelola warga binaan. Namun semakin jauh ia melangkah, semakin luas pula pandangannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baginya, yang dibangun di Lapas Karawang bukan sekadar peternakan, melainkan proses membangun kembali manusia. Ia melihat warga binaan tidak hanya bekerja di peternakan, tetapi juga mengikuti berbagai kegiatan pembinaan mulai dari pramuka, olahraga, pelatihan keterampilan, barista, kesenian, hingga pembinaan keagamaan. Rutinitas mereka tersusun sejak sebelum Subuh hingga sore hari dengan aktivitas yang produktif.

Irfan Hakim mengunjungi LASKAR Farm di Lapas Karawang. (dok.istimewa)Irfan Hakim mengunjungi LASKAR Farm di Lapas Karawang. (dok.istimewa) Foto: Irfan Hakim mengunjungi LASKAR Farm di Lapas Karawang. (dok.istimewa)

Di sela kunjungannya, Irfan juga menyoroti berbagai program yang dijalankan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas). Saat melihat area persawahan, perkebunan, hingga peternakan yang dikelola warga binaan, ia menilai langkah tersebut merupakan implementasi nyata dari 15 Program Aksi Menteri Imipas Agus Andrianto dalam mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya di bidang ketahanan pangan.

"Setiap jengkal tanah dimanfaatkan terus. Ini luar biasa. Saya melihat sendiri bagaimana lahan yang tadinya kosong sekarang menjadi sawah, kebun, peternakan, dan semuanya produktif. Ini bukan sekadar pembinaan, tapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan," kata Irfan, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/7/2026).

Ia juga mengapresiasi kepemimpinan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto beserta Sekretaris Jenderal Kemenimipas Asep Kurnia yang dinilainya berhasil mendorong seluruh jajaran pemasyarakatan menjalankan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

"Yang saya lihat hari ini bukan hanya slogan. Programnya benar-benar berjalan. Arahan Pak Menteri Agus Andrianto dan Pak Sekjen Asep Kurnia diterjemahkan menjadi kerja nyata di lapangan. Saya sangat mengapresiasi semangat seluruh petugas yang mampu menghadirkan pembinaan yang produktif sekaligus mendukung program pemerintah," kata Irfan.

Irfan Hakim mengunjungi LASKAR Farm di Lapas Karawang. (dok.istimewa)Irfan Hakim mengunjungi LASKAR Farm di Lapas Karawang. (dok.istimewa) Foto: Irfan Hakim mengunjungi LASKAR Farm di Lapas Karawang. (dok.istimewa)

Suasana haru semakin terasa ketika Irfan menyaksikan layanan Wartelsus (Warung Telekomunikasi Khusus) yang memungkinkan warga binaan melakukan panggilan video dengan keluarga. Seorang ayah berbincang dengan anaknya yang masih kecil. Dengan mata berkaca-kaca, Irfan menyapa sang anak.

"Doakan bapaknya ya. Tungguin bapaknya pulang ya," ucap Irfan.

Momen itu membuat suasana mendadak hening. Bagi Irfan, kerinduan keluarga menjadi pengingat bahwa setiap orang tetap memiliki harapan untuk memperbaiki hidup.

Perjalanan berlanjut ke berbagai fasilitas pembinaan lainnya, termasuk rumah ibadah bagi seluruh pemeluk agama, ruang laundry, area olahraga, sawah, kebun, hingga peternakan yang seluruhnya menjadi bagian dari proses pembentukan karakter warga binaan.

Di tengah kunjungan itu, Irfan beberapa kali mengungkapkan rasa syukurnya. Ia mengajak masyarakat untuk tidak merasa lebih baik dari orang lain hanya karena berada di luar tembok penjara.

"Jangan merasa bersih. Bisa jadi kita juga punya banyak kesalahan yang masih Allah tutupi. Mereka sedang menjalani proses memperbaiki diri," ungkapnya penuh haru.

Menurutnya, kebebasan yang dimiliki setiap orang merupakan nikmat yang sering kali terlupakan. Karena itu ia mengingatkan agar kesempatan tersebut digunakan untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat.

"Selagi masih diberikan kebebasan, jangan disia-siakan. Syukuri nikmat Allah," pesannya.

Sementara itu, Kalapas Karawang Ma'ruf Prasetyo menegaskan bahwa seluruh program pembinaan yang dijalankan sejalan dengan arahan Menteri Agus.

"LASKAR Farm bukan hanya menghasilkan produk peternakan dan pertanian. Yang paling penting adalah membentuk karakter, tanggung jawab, disiplin, sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional sebagaimana menjadi bagian dari Asta Cita pemerintah," ujar Ma'ruf.

Di penghujung kunjungannya, Irfan mengaku membawa pengalaman spiritual yang tak terlupakan. Baginya, hidayah bisa datang dari mana saja, termasuk dari balik tembok lembaga pemasyarakatan.

Ia pun menutup kunjungan dengan rasa syukur yang mendalam. Bukan hanya karena melihat peternakan yang berkembang, tetapi juga karena menyaksikan bagaimana program pembinaan yang dijalankan Kemenimipas mampu menghadirkan harapan baru bagi warga binaan, sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung ketahanan pangan nasional.

Tonton juga video "Lihat Lagi Momen Kurban Selebritas Tanah Air saat Idul Adha"

(aud/eva)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |