Lebaran Aman! Ketersediaan Listrik RI Capai 20 Hari Masa Operasi

1 week ago 11

Jakarta, CNBC Indonesia - PT PLN (Persero) memastikan ketersedian energi primer untuk pembangkit listrik selama masa lebaran idulfitri 2025 ini aman atau mencapai 20 Hari Operasi Pembangkit (HOP).

Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN Evy Haryadi mengungkapkan bahwa pihaknya terus memastikan kesiapan energi primer di dalam negeri terutama dalam menyambut momen lebaran Idul Fitri tahun ini.

"Saat ini kita sudah menyiapkan seluruh energi primer dari pembangkit itu dengan hari operasi sekitar 20 hari," ungkapnya kepada CNBC Indonesia dalam program Energy Corner, Rabu (26/3/2025).

Dia menjelaskan pentingnya memastikan ketersediaan energi primer adalah sebagai antisipasi apabila sistem distribusi bahan bakar untuk pembangkit listrik terganggu selama momen penting tersebut. Sehingga pihaknya saat ini sudah memiliki cadangan energi primer hingga 20 hari ke depan.

"Sehingga apapun yang terjadi karena misalkan cuaca buruk, tidak bisa kapal mendarat untuk membawa batubara atau BBM itu cukup," tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga memastikan keandalan listrik di tempat yang akan dikunjungi oleh masyarakat seperti masjid hingga lokasi wisata di seluruh Indonesia.

"Nah, di sisi lain adalah bagaimana kita juga memastikan bahwa tempat-tempat penting itu ter-manage dengan baik. Misalkan seperti masjid, kemudian juga tempat-tempat wisata, itu sudah kita backup dengan sistem yang berlapis," tandasnya.

Sebelumnya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan ketahanan batu bara lingkup nasional masih dalam hitungan aman.

"PLN secara nasional juga sama. Gak ada soal bahan bakarnya juga, stok bahan bakar, batu bara. Kemudian BBM dan gas itu rata-rata di 25 hari," katanya di Gas Insulated Substation (GIS) 150 kV Ulin PLN, Banjarmasin, Kalsel, dikutip Kamis (20/3/2025).

Hal itu lantaran, Bahlil mengaku pemerintah memprioritaskan batu bara hingga gas untuk PLN agar menjamin ketahanan energi nasional.

"Jadi kita dari kementerian ESDM memprioritaskan kebijakan untuk mendahulukan PLN. Batu bara juga begitu. Kemudian gas juga begitu," tutupnya.


(pgr/pgr)

Saksikan video di bawah ini:

Video: PLN Ramal Beban Listrik Turun 30% Saat Lebaran

Next Article 10 Juta 'Orang Kaya' Dapat Subsidi Listrik, Wamen ESDM Buka Suara

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |