Jakarta -
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung berupaya menjaga Canggu tetap hijau di tengah pesatnya pembangunan pariwisata. Upaya itu dilakukan melalui penambahan ruang terbuka hijau (RTH) dan penanaman pohon di kawasan Batu Mejan.
Upaya tersebut diwujudkan melalui aksi penanaman pohon di sepanjang koridor Jalan Batu Mejan, Desa Canggu, Kuta Utara. Didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, aksi tersebut membidik penambahan RTH guna mengembalikan fungsi ekologis kawasan pariwisata yang kian padat.
Penanaman pohon tersebut dilakukan pada Jumat (4/9) dan dipimpin langsung oleh Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa. Penanaman vegetasi ini tidak hanya diproyeksikan untuk mempercantik estetika koridor jalan utama, tetapi juga menjadi benteng alami untuk meredam polusi udara serta menciptakan mikroklimat kawasan yang lebih asri dan sejuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adi Arnawa menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi dari sektor pariwisata tidak boleh mengorbankan ketahanan lingkungan. Cetak biru pembangunan kawasan strategis wajib meletakkan prinsip keberlanjutan sebagai fondasi utama.
"Pembangunan dan penataan kawasan Canggu harus berjalan selaras dengan prinsip berwawasan lingkungan. Penanaman pohon di pinggiran Jalan Batu Mejan ini tidak hanya untuk estetika visual, tetapi juga bentuk investasi jangka panjang agar kawasan ini tetap nyaman, sejuk, dan lestari," ujar Adi Arnawa dalam keterangannya, Kamis (10/9/2026).
Melalui integrasi yang seimbang antara pembangunan fisik dan konservasi vegetasi, kawasan Canggu diharapkan mampu bertumbuh menjadi destinasi wisata kelas dunia tanpa harus kehilangan identitas keteduhan alamnya. Menariknya, komitmen ekologis ini juga dibarengi dengan pembenahan polusi visual yang selama ini mengganggu lanskap alam.
"Saya juga sudah perintahkan Kadis PUPR Badung untuk segera menata jaringan utilitas yang semrawut di sepanjang kawasan ini. Penataan kawasan strategis seperti Canggu tidak hanya berfokus pada keandalan infrastruktur fisik, tetapi juga wajib menyatu dengan prinsip penghijauan," imbuh Adi Arnawa.
Aksi kolaboratif ini memicu respons positif dari masyarakat dan pelaku usaha di kawasan Batu Mejan. Pengayaan keanekaragaman hayati (vegetasi) di ruang publik ini diharapkan mampu menjadi solusi berbasis alam (nature-based solutions) untuk menghadapi tantangan lingkungan di salah satu pusat pariwisata tersibuk di Bali ini.
Sebagai informasi, gerakan penghijauan ini turut dikawal oleh anggota DPRD Badung I Made Suryananda Pramana, jajaran Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Badung, Camat Kuta Utara I Nyoman Tirtayasa bersama unsur Tripika Kecamatan, serta Perbekel Desa Canggu I Wayan Suarya yang hadir bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat.
(anl/ega)


















































