BPS Resmikan Sensus Ekonomi di Jateng, Bidik Data Akurat dan Berkualitas

3 hours ago 3

Jakarta -

Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) yang untuk pertama kalinya juga mencakup sektor pertanian demi menyajikan potret aktivitas ekonomi yang utuh. Pada acara yang digelar di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang, Kamis (18/6) lalu, turut hadir Wakil Kepala BPS RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi yang menyampaikan apresiasinya terhadap Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng).

Hal ini ia ungkapkan mengikuti dukungan Pemprov Jateng atas pelaksanaan SE2026, serta komitmen pemerintah daerah (Pemda) yang menghasilkan data berkualitas untuk menyusun kebijakan pembangunan tepat sasaran.

"Apresiasi kepada Jawa Tengah, khususnya Bapak Gubernur atas dukungan yang luar biasa untuk Sensus Ekonomi 2026. Dukungan ini turut menjelaskan bahwa pembangunan yang tepat sasaran membutuhkan data berkualitas," ujar Sonny dalam keterangan tertulis, Jumat (19/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia juga menjelaskan peran Jateng sebagai kekuatan ekonomi nasional dengan fondasi usaha kuat. Hal ini tercermin dari pertumbuhan ekonomi provinsi yang konsisten di atas pertumbuhan ekonomi nasional periode triwulan I-2025 hingga triwulan I-2026. Fakta ini turut membuka jalan Provinsi Jateng menjadi salah satu target investasi dari negara lain.

Sonny melaporkan, jumlah usaha di Jateng pada 2026 hampir mencapai 5 juta unit atau setara dengan 25,76 persen dari seluruh usaha di Pulau Jawa dan 15,25 persen dari total usaha di Indonesia.

Ditambah lagi, tercatat telah terjadi peningkatan signifikan atas jumlah usaha di Jateng dalam dua dekade terakhir. Jumlah yang semula berada pada angka 3,69 juta unit usaha pada 2006, kini mencapai 4,93 juta unit usaha dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengambil bagian sekitar 4,8 juta.

Pencanangan SE2026 yang berorientasi pada skala dan dinamika perekonomian ini dianggap strategis, sebab sensus diharapkan mampu menggambarkan secara lengkap struktur dan karakteristik usaha di Jateng.

Sonny mengajak masyarakat menyukseskan SE2026 dengan pesan TIR, yaitu Terima petugas SE2026, Isi data dengan benar, dan Rahasia data pasti terjaga. Partisipasi dan penerimaan mereka menjadi faktor penentu keberhasilan SE2026.

BPS Resmikan Sensus Ekonomi di Jateng, Bidik Data Akurat dan BerkualitasFoto: BPS

"Tidak henti-hentinya saya mengajak untuk menjadikan SE2026 sebagai gerakan bersama. Data statistik bukan sekadar angka. Di balik statistik ada jutaan manusia yang berharap, jutaan pelaku usaha yang berharap, sehingga data statistik dimaknai sebagai kemanusiaan," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan SE2026 sebab menurutnya, data sensus nanti dapat menjadi landasan krusial Pemda dalam merumuskan arah pembangunan dan kebijakan ekonomi nantinya.

"Saya mengucapkan terima kasih dan mendukung BPS yang sudah melaksanakan Sensus Ekonomi 2026. Sensus Ekonomi ini harus berhasil karena data yang dihasilkan akan menjadi Roadmap seluruh pejabat kabupaten/kota," tutur Luthfi.

Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh bupati, walikota, pelaku usaha dan masyarakat mendukung penuh SE2026 dengan memberikan informasi akurat. Menurutnya, partisipasi seluruh pihak akan menghasilkan peta perekoniman Jateng yang faktual dan komprehensif.

Dalam rangkaian acara, Ahmad Luthfi turut mengalungkan tanda pengenal kepada petugas SE2026 yang menyimbolkan pelaksanaan sensus. Dikabarkan sebanyak 36.891 petugas diturunkan untuk melaksanakan SE2026. Mereka dibekali atribut resmi berupa tanda pengenal yang dilengkapi QR Code, rompi resmi SE2026, dan surat tugas.

BPS Resmikan Sensus Ekonomi di Jateng, Bidik Data Akurat dan BerkualitasFoto: BPS

Beberapa figur penting yang turut hadir dalam acara ini meliputi, Walikota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, Director of Sales Marketing Anto, Bupati dan wali kota se-Jawa Tengah, Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah, Kepala BPS Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah.

(akd/ega)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |