Jakarta -
Jakarta tak hanya dikenal sebagai pusat bisnis pemerintahan, tetapi juga menyimpan jejak sejarah melalui deretan museum berkelas. Bagi wisatawan dengan waktu singkat dua hari satu malam, menjelajahi museum bisa menjadi pilihan liburan yang sangat edukatif.
Perjalanan hari pertama dapat dimulai dari Museum Nasional Indonesia di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Museum terbesar di Indonesia ini menjadi pintu masuk terbaik untuk mengenal sejarah panjang Nusantara. Pengunjung bisa menikmati koleksi arkeologi, etnografi, prasasti, naskah kuno, hingga keramik dari berbagai negara Asia.
Kepala Bidang Pemasaran dan Atraksi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta Lucky Wulandari menilai ruang pamer museum kini semakin modern.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengalaman belajar sejarah terasa lebih nyaman bagi semua kalangan, termasuk keluarga dan wisatawan mancanegara," ujar Lucky pada keterangan tertulisnya, Kamis (10/9/2026).
Museum ini beroperasi pada Selasa-Kamis pukul 08.00-18.00 WIB dan Jumat-Minggu pukul 08.00-20.00 WIB. Lokasinya sangat mudah dijangkau menggunakan MRT Jakarta menuju Stasiun Bundaran HI lalu menyambung TransJakarta Koridor 1. Pengunjung juga bisa memanfaatkan KRL melalui Stasiun Juanda atau menggunakan layanan taksi daring.
Memasuki hari kedua, kawasan Kota Tua Jakarta menjadi destinasi wajib karena letak antar museumnya sangat berdekatan. Wisatawan dapat menyambangi Museum Sejarah Jakarta (Fatahillah) yang merupakan bekas Balai Kota Batavia abad ke-18. Bangunan ini menghadirkan peninggalan kolonial, ruang sidang, hingga area penjara bawah tanah VOC.
Masih di kawasan yang sama, pelancong bisa berjalan kaki menuju Museum Bank Indonesia. Destinasi ini menawarkan pengalaman interaktif dengan dukungan teknologi multimedia untuk memahami sejarah sistem keuangan nasional.
Bagi pencinta seni kontemporer, Museum MACAN di kawasan Kebon Jeruk bisa menjadi alternatif kunjungan terbaik. Tempat ini diakui sebagai salah satu museum seni kontemporer terbaik di Asia Tenggara. Aksesnya terbilang mudah dicapai menggunakan kombinasi MRT Jakarta dan TransJakarta menuju AKR Tower.
Wisatawan asal Temanggung, Dwi Ananto, merekomendasikan museum di Jakarta sebagai destinasi utama pelancong. Ia sangat terkesan dengan koleksi budaya Nusantara yang super lengkap serta tata pamernya yang rapi.
"Bangunan baru terasa modern dan nyaman, pengalaman tersebut juga dinilainya menarik bagi keluarga yang membawa anak-anak," jelas Dwi.
Apresiasi publik terhadap museum di Jakarta memang tinggi, terbukti dari rating 4,7 dari puluhan ribu ulasan pengunjung Museum Nasional.
Wisatawan disarankan menyediakan waktu setengah hari agar bisa menikmati seluruh koleksi tanpa terburu-buru. Kehadiran transportasi umum yang terintegrasi dijamin membuat pengalaman menjelajah sejarah Jakarta tetap maksimal meski dalam waktu singkat.
Simak juga Video 'Museum Rumah Proklamasi Bakal Dibangun di Depan Tugu Proklamasi':
(anl/ega)

















































