Andre Rosiade Resmikan BTS Telkomsel, Warga Talaok Tak Lagi Berburu Sinyal

3 hours ago 4

Jakarta -

Selama bertahun-tahun, warga Jorong Talaok, Nagari Sariak Alahan Tigo, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, harus mencari titik tertentu untuk mendapatkan sinyal telepon seluler. Kondisi tersebut kini mulai berubah setelah BTS (Base Transceiver Station) Telkomsel hadir dan diresmikan untuk membuka akses telekomunikasi bagi masyarakat setempat.

Kehadiran BTS Telkomsel di Jorong Talaok membawa harapan baru bagi warga yang selama ini menghadapi keterbatasan jaringan komunikasi.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade meresmikan BTS bersama Bupati Solok Jon Firman Pandu dan Manager Network Operation Padang Telkomsel Andy Suhatril.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagi masyarakat Talaok, jaringan telekomunikasi kini bukan sekadar fasilitas untuk menelepon atau mengirim pesan. Akses sinyal juga dibutuhkan untuk memperoleh informasi, mendukung pendidikan anak-anak, berkoordinasi dalam pelayanan pemerintahan, hingga menunjang aktivitas ekonomi warga.

Wali Nagari Sariak Alahan Tigo Baharuddin mengungkapkan rasa syukur atas hadirnya BTS tersebut. Ia menyebut persoalan sinyal selama ini menjadi salah satu kendala yang dirasakan masyarakat.

"Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari Pak Andre. Akhirnya kami tidak susah lagi dengan sinyal," ujar Baharuddin dalam keterangan tertulis, Senin (24/8/2026).

Peresmian BTS tersebut menjadi momentum tersendiri bagi masyarakat Talaok yang selama ini menghadapi keterbatasan akses jaringan. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat membuat warga semakin mudah terhubung dengan keluarga, memperoleh informasi, serta menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

Ia mengatakan pembangunan BTS di Talaok merupakan bagian dari upaya mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus membuka keterisolasian masyarakat. Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak cukup hanya dengan membuka jalan, tetapi juga harus memastikan masyarakat memiliki akses komunikasi.

"Menurut saya masih banyak. Kita sudah bangunkan belasan, tapi faktanya masih banyak blank spot. Kawan-kawan tadi di jalan kan banyak blank spot," kata Andre.

Andre menjelaskan semula ada empat BTS yang dijadwalkan diresmikan dalam rangkaian kunjungannya. Namun karena keterbatasan waktu, peresmian dilakukan untuk dua BTS, yakni di Talaok dan Taratak Teleang.

"Sebenarnya kita harusnya meresmikan empat BTS, tapi karena keterbatasan waktu, hari ini hanya dua di Talaok dan juga di Taratak Teleang," ujarnya.

Menurut Andre, pembangunan BTS tersebut merupakan hasil komunikasi yang dilakukan dengan Telkomsel. Ia mengungkapkan saat Jon Firman Pandu terpilih sebagai Bupati Solok dan belum dilantik, dirinya membawa Jon Firman Pandu bertemu Direktur Utama Telkomsel Nugroho untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan BTS bersama jajaran pemerintah daerah.

Dari usulan tersebut, enam BTS kemudian dieksekusi. Ia memastikan perjuangan menghadirkan jaringan telekomunikasi tidak akan berhenti dan titik-titik yang masih mengalami blank spot akan didata bersama Pemerintah Kabupaten Solok untuk kembali diusulkan kepada Telkomsel.

"Terima kasih kepada manajemen Telkomsel. Inilah yang dieksekusi enam BTS. Nanti kalau memang masih kurang, kita akan tambah lagi," tegasnya.

Bagi Andre, membuka keterisolasian masyarakat di daerah terpencil harus dilakukan secara menyeluruh. Jalan diperlukan agar masyarakat bisa bergerak, sementara jaringan telekomunikasi membuat mereka dapat berkomunikasi dan mengakses informasi tanpa harus meninggalkan kampung hanya untuk mencari sinyal.

"Ini terasa kemerdekaan ini. Ini terasa manfaatnya, alhamdulillah," katanya.

Perhatian terhadap Kabupaten Solok, kata Andre, juga diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur jalan. Mulai bulan depan, sejumlah ruas jalan di Kabupaten Solok akan diperbaiki dengan nilai anggaran sekitar Rp 60 miliar dan penanganan akan dilakukan pada sejumlah titik sesuai kebutuhan daerah.

Sementara itu, Bupati Solok Jon Firman Pandu mengapresiasi perhatian pemerintah pusat dan Andre Rosiade terhadap pembangunan Kabupaten Solok. Menurutnya, perluasan akses telekomunikasi merupakan kebutuhan penting untuk membuka keterisolasian dan memperkuat aktivitas masyarakat.

"Kami tentu sangat mengapresiasi perhatian pemerintah pusat dan Pak Andre Rosiade terhadap Kabupaten Solok. Ini menjadi bentuk sinergi yang sangat baik dalam menjawab kebutuhan masyarakat," kata Jon.

Selain meresmikan BTS, Andre juga menyerahkan bantuan dan melakukan peletakan batu pertama perbaikan Masjid Istiqamah di Jorong Talaok. Dengan hadirnya jaringan tersebut, warga Talaok kini diharapkan tidak lagi harus berburu titik sinyal untuk terhubung dengan keluarga, sekolah, pemerintah maupun dunia usaha.

(anl/ega)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |