Andre Buktikan Janji, Prabowo Kucurkan Triliunan untuk Jalan-Jembatan di Sumbar

6 hours ago 2

Jakarta -

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade menegaskan janjinya bahwa dana triliunan rupiah akan mengalir ke Sumatera Barat pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto telah terbukti.

Berdasarkan data resmi Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar, anggaran pembangunan jalan dan jembatan yang dikucurkan pemerintah pusat untuk Sumbar pada 2025-2026 mencapai Rp 1,9 triliun.

Penegasan itu disampaikan Andre saat mendatangi Kantor BPJN Sumbar bersama Kepala BPJN Sumbar Elsa Putra Friandi di Padang, Jumat (24/7).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andre sengaja menggelar pemaparan data sebagai jawaban atas kembali beredarnya potongan video lama dirinya yang menyatakan, "Jika Apak Ambo (Prabowo) jadi Presiden, dana triliunan akan mengalir di Sumbar."

"Saya melihat begitu banyak narasi hoaks dan fitnah terhadap Pak Prabowo, termasuk kepada saya soal dana triliunan untuk Sumbar. Karena itu hari ini saya mengajak langsung Kepala BPJN Sumbar menjelaskan fakta berdasarkan data pemerintah. Ini bukan opini, tetapi angka resmi negara," kata Andre yang juga Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM), dalam siaran pers, Jumat (24/7/2026).

Menurut Andre, baru dari satu balai kementerian saja, yakni Kementerian Pekerjaan Umum, pemerintah telah mengalokasikan Rp 1,9 triliun untuk pembangunan jalan dan jembatan di Sumbar.

Pada 2025, anggaran mencapai Rp 565,37 miliar. Dana tersebut digunakan untuk preservasi 1.423 kilometer jalan nasional, penanganan longsor dan drainase, pembangunan serta penggantian jembatan, pembangunan empat jembatan gantung, hingga pelaksanaan Inpres Jalan Daerah (IJD).

Sementara pada 2026, anggaran melonjak menjadi Rp 1,35 triliun. Alokasi itu meliputi preservasi jalan nasional, penanganan longsor, rehabilitasi pascabencana Lembah Anai dan ruas Koto Mambang-Balingka (Malalak), pembangunan delapan jembatan gantung, serta lanjutan program Inpres Jalan Daerah senilai Rp 134,87 miliar.

"Jadi kalau hanya berbicara Balai Jalan saja, anggaran yang sudah masuk ke Sumatera Barat mencapai sekitar Rp1,9 triliun. Ini baru satu kementerian, belum kementerian lain," tegas Ketua DPD Gerindra Sumbar tersebut.

Andre menambahkan perhatian Presiden Prabowo terhadap pembangunan Sumbar jauh lebih besar karena masih ada sejumlah proyek strategis bernilai fantastis.

Sementara itu, Kepala BPJN Sumbar Elsa Putra Friandi menegaskan seluruh angka yang dipaparkan merupakan alokasi resmi pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Sumatera Barat.

"Untuk tahun 2025, anggaran yang dialokasikan Bapak Presiden melalui Kementerian PU kepada BPJN Sumbar sebesar Rp 565,3 miliar. Kemudian pada 2026 meningkat menjadi Rp 1,35 triliun. Anggaran ini digunakan untuk preservasi jalan nasional, pembangunan dan penggantian jembatan, penanganan longsor, penanganan pascabencana, serta pelaksanaan Inpres Jalan Daerah," kata Elsa.

Elsa menjelaskan, selain anggaran reguler tersebut, pemerintah pusat juga tengah menjalankan proyek strategis Flyover Sitinjau Lauik melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan nilai investasi sekitar Rp 2,79 triliun. Menurutnya, pembebasan lahan proyek telah mencapai 99,58 persen sehingga pekerjaan konstruksi dapat terus dipercepat.

"Kami juga mendapat alokasi program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hingga 2028 dengan total sekitar Rp 4,3 triliun. Ini menunjukkan perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur di Sumatera Barat sangat besar," ujarnya.

"Ini baru dari sektor jalan dan jembatan. Belum lagi anggaran dari kementerian lain, pembangunan tol, maupun program-program nasional lainnya. Karena itu saya berharap semua pihak bersama-sama mengawal pembangunan Sumatera Barat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," kata Andre.

(prf/ega)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |