AHY Targetkan Kampung Nelayan Tanjung Kait Jadi Kawasan Ekonomi Pesisir

2 hours ago 1

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau kawasan Kampung Nelayan Tanjung Kait, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten. Peninjauan ditujukan untuk mendorong kawasan tersebut menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

AHY menegaskan kawasan nelayan Tanjung Kait perlu diperkuat sebagai kawasan produktif yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

AHY menilai sejumlah infrastruktur lanjutan perlu diprioritaskan, antara lain breakwater, tanggul penahan abrasi, normalisasi sungai, jetty untuk tambatan kapal nelayan, SPBU nelayan, bengkel perahu, pabrik es berbasis slurry ice, serta penguatan dermaga.

"Bukan hanya merapikan kawasan perumahannya, melainkan juga memastikan kawasan ini semakin produktif dan aman dari ancaman ekologis," tegasnya, dalam keterangan tertulis, Rabu (6/5/2026).

Hal tersebut dituturkan oleh AHY pada Kamis (16/4). Kemudian, ia menjelaskan penggunaan teknologi slurry ice berbahan air asin akan membantu menjaga kualitas hasil tangkapan ikan lebih lama sehingga meningkatkan daya saing nelayan dalam pemasaran hasil laut ke pasar tradisional maupun modern.

Ia juga memastikan akan berkoordinasi dengan Kementerian Pekerja Umum (PU) untuk mendukung pengembangan lanjutan kawasan Tanjung Kait sebagai model pembangunan kampung nelayan terpadu.

"Kami ingin kolaborasi antara pemerintah, NGO, dan seluruh elemen masyarakat untuk menyejahterakan masyarakat nelayan terus diperkuat dari waktu ke waktu," pungkas AHY.

Kunjungan ini turut dihadiri Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Didit Herdiawan; Wakil Gubernur Banten, Ahmad Dimyati; Bupati Tangerang, Mohamad Maesyal Rasyid; serta jajaran Forkopimda.

Dalam kunjungan ini, AHY didampingi Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan Perumahan dan Sarana dan Prasarana Permukiman, Ronny Ariuly Hutahayan; Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah, Arif Rahman; Staf Khusus Bidang Manajemen dan Kerja Sama Antar Lembaga, Agust Jovan Latuconsina; Staf Khusus Bidang Hukum dan Regulasi, Sigit Raditya; Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Informasi Publik, Herzaky Mahendra Putra, serta Tenaga Ahli Yudhi Prasetyo Purnomo dan Rio Neswan.

(ega/ega)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |