Wakapolda Minta Semua Simpang Jalan Dijaga demi Cegah Macet Saat Zikir di Monas

3 hours ago 1

Jakarta -

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono meminta semua persimpangan jalan dijaga untuk mengantisipasi kemacetan saat kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, nanti malam. Tidak hanya di sekitar lokasi acara tapi juga jalan lain yang berpotensi terdampak.

"Kawal arus lalu lintas baik itu di ring 1, ring 2, dan ring 3 secara menyeluruh. Jajaran Pak Dirlantas saya minta betul-betul dikontrol, tidak hanya mengendalikan Monas dan sekitarnya, tetapi daerah-daerah penyangga yang berpotensi terdampak arus lalu lintasnya, saya minta dimonitor dan dikendalikan. Tidak boleh ada satu pun persimpangan yang tidak dijaga oleh anggota kita," kata Dekananto dalam sambutan apel di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dekananto juga menginstruksikan seluruh kapolres turun langsung memimpin pengamanan di wilayah masing-masing guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung. Ia meminta seluruh personel menjalankan tugas secara humanis dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Di luar dari lokasi Monas, para Kapolres saya minta untuk turun langsung memimpin di wilayah masing-masing," ujarnya.

Selain pengamanan lalu lintas, Dekananto meminta setiap pintu masuk menuju lokasi acara dijaga ketat dan disterilisasi sejak awal oleh tim Penjinak Bom (Jibom) dan K9. Ia menekankan agar tidak terjadi penumpukan peserta yang dapat mengganggu mobilitas masyarakat.

"Jangan sampai ada penumpukan peserta yang berpotensi mengganggu mobilitas masyarakat lainnya. Setiap bus akan didampingi oleh personel dari daerah asal masing-masing. Silakan nanti jajaran lalu lintas berkoordinasi dengan satuan wilayah yang melakukan pengawalan kendaraan bus atau kendaraan roda empat lainnya dari wilayah Banten maupun dari wilayah Jawa Barat," ujarnya.

Dekananto juga meminta jalur yang akan dilalui Presiden Prabowo Subianto disterilkan. Prabowo dijadwalkan menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan tersebut.

"Karena jam 17.00 sore sekitar Monas harus sudah steril. Ini untuk mengantisipasi kedatangan Bapak Presiden dan pejabat negara lainnya. Setelah kegiatan utama selesai, kepulangan Bapak Presiden dan rombongan VVIP, agar para personel tetap berada di titik plotting masing-masing sampai dengan seluruh kegiatan dan seluruh masyarakat yang menghadiri acara zikir dan doa meninggalkan lokasi Monas," ucapnya.

Lebih lanjut, Dekananto meminta personel mengatur pembagian goodie bag dari Kementerian Agama agar berlangsung tertib. Ia juga menginstruksikan kesiapan jalur evakuasi dan dukungan layanan kesehatan selama acara berlangsung.

"Pastikan betul, diatur betul, tidak ada yang berebut sehingga nanti yang bisa menimbulkan korban, sehingga mempengaruhi jalannya kegiatan zikir dan doa," ujarnya.

(mib/eva)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |