Waka MPR Tekankan Pentingnya Nilai Kebangsaan buat Harmoni Kehidupan Bangsa

10 hours ago 1

Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat (Rerie) mengungkapkan pengamalan nilai-nilai kebangsaan yang diwarisi para pendahulu bangsa, ditujukan untuk mewujudkan harmoni dalam kehidupan berbangsa dan bernegara bagi generasi penerus.

"Pengamalan nilai-nilai kebangsaan mendorong terwujudnya harmoni dalam keseharian kita, termasuk dalam hubungan antara manusia dan alam yang sejak masa lampau ditopang oleh beragam kearifan lokal di tanah air kita," kata Rerie dalam keterangan tertulis, Senin (20/4/2026).

Pernyataan itu disampaikan Lestari saat melakukan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang dikemas dalam bentuk acara nonton bareng film berjudul 'Teman Tegar: Maira, Whisper From Papua', di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (17/4).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diketahui, film tersebut bercerita tentang Maira, seorang gadis berusia 12 tahun yang tumbuh di pedalaman Papua dan berjuang melindungi hutan tempat tinggalnya dari pembalakan liar yang mengancam budaya serta masa depan mereka.

Menurutnya, mengedepankan kearifan lokal merupakan langkah yang tepat dalam upaya menjaga kelestarian alam dan lingkungan. Rerie berpendapat bahwa sejatinya manusia dan alam tidak pernah benar-benar terpisah.

Anggota Komisi X DPR RI ini mengatakan fakta tersebut, sangat dipahami oleh masyarakat di Sulawesi Tengah, yang di masa lalu mengalami perubahan lingkungan yang ekstrem akibat bencana alam yang terjadi.

Melalui nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan, lanjut Rerie, generasi penerus diingatkan bahwa menjaga lingkungan bukan semata pilihan, tetapi bagian dari tanggung jawab sebagai bangsa.

Selanjutnya, Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu menjelaskan bahwa nilai-nilai Pancasila mengajarkan keberadaban, UUD 1945 menegaskan tanggung jawab atas sumber daya alam, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menegaskan bahwa ruang hidup harus dijaga bersama, dan nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika mendorong anak bangsa mampu mewujudkan harmoni dalam keseharian.

"Belajar dari film 'Teman Tegar: Maira, Whisper From Papua', masa depan tidak ditentukan oleh apa yang kita ketahui, tetapi oleh apa yang kita sadari dan kita lakukan. Generasi muda hari ini bukan hanya saksi, tetapi penentu arah perjalanan bangsa," pungkas Rerie.

(akn/ega)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |