Waka MPR Dorong Peran Ortu & Lingkungan Tanamkan Kemampuan Literasi Anak

7 hours ago 3

Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat (Rerie) menilai upaya peningkatan keterampilan pendamping (guru, orang tua dan masyarakat) sangat krusial. Hal itu untuk menanamkan kemampuan literasi generasi muda.

"Upaya peningkatan literasi anak bangsa tidak bisa hanya bergantung pada sekolah. Peran orang tua dan lingkungan sekitar dalam menanamkan kemampuan literasi generasi penerus sangat menentukan," kata Rerie dalam keterangannya, Sabtu (4/4/2026).

Menurut Rerie, pendampingan saat anak menggunakan gawai serta pembiasaan membaca sejak dini harus dilakukan secara konsisten.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika tidak, tambah Rerie, kemampuan anak memahami bacaan akan tetap rendah, meskipun mereka bisa membaca.

Adapun data dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menunjukkan bahwa 75% anak usia 15 tahun di Indonesia sudah bisa membaca, tetapi tidak memahami isi bacaannya. Hanya sekitar separuh siswa yang bisa membaca memiliki kemampuan literasi yang baik.

"Ini bukan soal bisa baca atau tidak, tapi soal paham atau tidak. Ini darurat pemahaman bacaan," ujar Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI itu.

Rerie mendorong agar sejumlah langkah segera direalisasikan. Antara lain, kata Rerie, orang tua harus aktif mendampingi anak saat menggunakan gawai, bukan sekadar melarang atau memberi gadget tanpa kontrol.

Selain itu, lanjut Rerie, pemerintah harus segera menghapus pajak buku dan pajak kertas agar harga buku terjangkau, sehingga akses masyarakat terhadap bahan bacaan lebih mudah.

Menurut Rerie yang juga legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu, upaya peningkatan literasi anak bangsa harus menjadi gerakan nasional, bukan hanya tugas guru di sekolah.

Lebih lanjut, Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berpendapat, jika generasi muda tidak dibekali kemampuan berpikir kritis sejak dini, maka daya saing bangsa akan terancam.

"Kedaulatan bangsa di masa depan sangat tergantung pada kemampuan anak-anak kita dalam memahami dan menyaring informasi," pungkasnya.

(anl/ega)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |